PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ratusan mahasiswa PSDKU Universitas Padjadjaran (Unpad) Pangandaran menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Pangandaran. Massa mengkritisi dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Aksi penyampaian aspirasi publik ini berlangsung, Jumat (23/10/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB.
Massa aksi memenuhi area halaman Gedung DPRD Kabupaten Pangandaran dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Baca Juga: Kapolres Pangandaran Pimpin Aksi Peduli Lingkungan di Pantai Barat
Sejumlah peserta aksi mencoba membakar ban bekas menggunakan guyuran bensin di tengah kerumunan massa.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari bergerak cepat menggagalkan rencana pembakaran ban tersebut.
Aparat memadamkan guyuran bensin lalu menyita ban bekas dari area halaman gedung dewan.
Polisi Mengedepankan Pendekatan Persuasif dan Humanis
AKBP Ikrar Potawari menerapkan pendekatan persuasif guna meredam letupan emosi para demonstran.
Ikrar menyapa langsung ratusan mahasiswa bersama Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin di tengah pengamanan.
“Selamat datang pejuang aspirasi, kami siap melayani dan menjaga. Mari kita bersama-sama menjaga harkamtibmas serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang bermartabat secara intelektual,” kata Ikrar pada Jumat (23/10/2026).
Petugas kepolisian berhasil mengendalikan potensi ricuh tanpa memicu bentrokan fisik di lapangan.
Mahasiswa Menuntaskan Audiensi Kritis di Ruang Paripurna DPRD Pangandaran
Mahasiswa melanjutkan agenda penyampaian poin evaluasi kritis melalui forum audiensi terbuka di ruang rapat paripurna.
Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin menerima langsung naskah tuntutan dan berkas evaluasi dari perwakilan mahasiswa.
Jajaran Polres Pangandaran mengawal seluruh rangkaian unjuk rasa hingga massa membubarkan diri secara tertib.
(Sajdiin)



