spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

148 Mahasiswa UBK Tasikmalaya Diwisuda, Lulusannya Berpeluang Kerja hingga Luar Negeri

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sebanyak 148 mahasiswa Universitas Bhakti Kencana (UBK) Kota Tasikmalaya resmi menyandang gelar sarjana kesehatan, Rabu (14/10/2026). Prosesi wisuda dan angkat sumpah berlangsung di Ballroom Santika Hotel Kota Tasikmalaya.

Lulusan tersebut mencakup 73 orang dari program S1 Keperawatan, 69 orang Profesi Ners, dan 6 orang D3 Kebidanan.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Klaim Tuntaskan Seluruh Laporan Orang Hilang dalam Kurang dari 24 Jam

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, serta pengurus PPNI dan IBI turut menghadiri acara sakral ini.

Ketua Pelaksana Wisuda, Ners Pipit Sri Mulyati, menegaskan angkat sumpah ini menjadi gerbang awal pengabdian profesional para alumni.

“Pengambilan sumpah dan wisuda ini adalah gerbang awal bagi para lulusan untuk menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kode etik, dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Pipit.

Daya Saing Hingga Luar Negeri

Pipit menyebut peluang kerja nakes sangat terbuka seiring bertambahnya fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.

Lulusan UBK Tasikmalaya terbukti mampu bersaing di tingkat nasional hingga bekerja di luar negeri.

“UBK telah berkontribusi dalam mencetak insan-insan tenaga kesehatan yang siap pakai dan berdaya saing. Bahkan, tak hanya berkiprah di dalam negeri, lulusan UBK juga telah banyak yang bekerja di luar negeri sebagai tenaga kesehatan profesional di sejumlah negara,” ujarnya.

Pesan Wakil Wali Kota Tasikmalaya

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, memberikan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan masa studi.

Ia menyebut wisudawan kini resmi menjadi garda terdepan pelayan kesehatan masyarakat.

“Lulusan UBK Tasikmalaya telah bertransformasi, dari mencari ilmu menjadi sumberdaya manusia yang mampu mengembangkan dan menerapkan ilmunya untuk kepentingan kesehatan masyarakat luas,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa profesi kesehatan memiliki prospek sangat cerah.

“Profesi kesehatan memiliki peluang emas di tengah-tengah masyarakat. Karena tingginya kebutuhan akan tenaga medis, perkembangan teknologi kesehatan, serta membutuhkan peran strategisnya dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup manusia,” jelasnya.

Pemkot Tasikmalaya membuka pintu kolaborasi bagi para alumni untuk mendukung program daerah seperti Tasik GEMAS dan Tasik Melayani.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru