TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Polres Tasikmalaya terus memperkuat sinergi dan koordinasi berbasis kemasyarakatan guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Langkah ini memperkokoh kondusivitas wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya hingga ke tingkat desa.
Komitmen tersebut dapat terwujud melalui agenda dialog kerakyatan bertajuk “Ngariung Kamtibmas”. Kegiatan ini berlangsung di Pos Kamling Kampung Warung Cikopi, RT 06 RW 05, Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: Wisuda 537 Lulusan, Universitas BTH Tasikmalaya Hadirkan Prodi Rekayasa Kosmetik
Program Ngariung Kamtibmas menjadi wadah silaturahmi sekaligus media koordinasi langsung. Agenda ini menghubungkan jajaran kepolisian, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta warga setempat.
Kapolres Tekankan Sinergi Lintas Elemen di Pos Ronda
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi menegaskan pentingnya keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam memelihara keamanan lingkungan. Pemeliharaan kamtibmas tidak bisa hanya mengandalkan personel kepolisian semata, melainkan butuh kolaborasi dari akar rumput.
“Program kegiatan Ngariung Kamtibmas ini, kami ingin mempererat silaturahmi serta memperkuat koordinasi dengan unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, kepala desa, dan seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif dan berkelanjutan,” ujar AKBP Ade Papa Rihi, Sabtu (3/10/2026).
Suasana diskusi di pos ronda berjalan hangat dan penuh keakraban. Dalam pertemuan ini hadir Kepala Desa Salebu Dede Tatang, Babinsa Koptu Dede Iip, Bhabinkamtibmas Bripka Ali Zayyin, serta Kepala Dusun Juanda.
Deteksi Dini Gangguan Keamanan Lewat Dialog Terbuka
Dukungan lintas elemen juga terlihat dengan kehadiran para pimpinan pondok pesantren dan tokoh agama. Pimpinan Ponpes Hidayatul Mubtadiin Ajengan Ade Yayat dan Ustadz Dede Sunarya turut berdialog bersama para Ketua RT. Serta perwakilan Karang Taruna Desa Salebu.
Melalui ruang dialog terbuka ini, kepolisian dapat menyerap aspirasi warga secara langsung mengenai situasi keamanan lokal.
“Melalui kegiatan Ngariung atau berkumpul bersama ini, kami berharap aspirasi masyarakat maupun potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul di lingkungan masyarakat, dapat terdeteksi dan melakukan antisipasi secara dini,” tutur AKBP Ade Papa Rihi.
(Seda)



