CIAMIS,FOKUSjabar.id: Pemain pengganti Bagus Cahaya tampil sebagai pahlawan kemenangan PSGC Ciamis. Masuk dari bangku cadangan, ia langsung mencetak gol penentu yang mengantarkan Laskar Singacala menaklukkan Persiku Kudus 2-1 dalam lanjutan pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (3/10/2026).
Gol Bagus pada menit ke-74 memastikan tiga poin bagi PSGC dalam laga yang berlangsung sengit tersebut. Laskar Singacala sebenarnya memimpin lebih dulu lewat aksi Ghani Fathir pada menit ke-25.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Memanas, Malaysia Pertanyakan Injury Time Laga Indonesia
Namun, Persiku sempat menyamakan kedudukan melalui Mufid Zainun pada menit ke-52 memanfaatkan kelengahan lini belakang PSGC.
Saat laga berjalan ketat, Bagus Cahaya muncul sebagai pembeda. Pemain muda ini menguasai bola di area pertahanan lawan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri keras yang menjebol gawang Persiku. Tembakan tersebut mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan PSGC.
Dominasi Babak Pertama dan Gol Ghani Fathir
Persiku sebenarnya mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Tim asal Kudus ini mengandalkan permainan cepat untuk mengurung pertahanan PSGC. Victor Brata membuka peluang pertama pada menit kesatu, namun tembakannya masih melebar.
PSGC kemudian merespons lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-4. Persiku kembali mengancam pada menit ke-10 melalui Mufid Zainun, tetapi kiper PSGC dengan sigap mengamankan bola.
Perlahan tapi pasti, PSGC keluar dari tekanan lawan. Kombinasi umpan pendek anak-anak Ciamis mulai menghidupkan alur permainan. Darel Valentino sempat melepaskan tendangan keras pada menit ke-16, walau kiper lawan masih bisa menepisnya.
Gol pembuka PSGC akhirnya tercipta pada menit ke-25. Ghani Fathir lolos dari jebakan offside usai menerima umpan terobosan dari lini tengah.
Ia langsung melepaskan sepakan keras yang membobol gawang Persiku. Pergerakan tanpa bola Ezechiel N’Douassel turut memecah fokus lini belakang Persiku dalam proses gol tersebut.
Keunggulan membuat skuad PSGC tampil semakin percaya diri. Kaka Reda berulang kali merepotkan pertahanan lawan dari sisi kanan. Pada menit ke-44, bola sepakan Kaka membentur tiang gawang dan bola liar gagal dimaksimalkan Ezechiel. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Aksi Balasan Persiku dan Kunci Kemenangan PSGC
Memasuki babak kedua, Persiku meningkatkan intensitas serangan. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-52 setelah Mufid Zainun memotong kesalahan umpan bek PSGC dan menyarangkan bola ke gawang.
Kedudukan imbang 1-1 membuat pertandingan berjalan lebih terbuka. Kedua tim saling berbalas serangan hingga menit-menit akhir. PSGC sempat mendapat peluang lewat tendangan bebas Kim pada menit ke-73, tetapi bola belum menemui sasaran.
Satu menit kemudian, Bagus Cahaya menjawab kepercayaan pelatih secara instan. Sepakan kaki kirinya memecah kebuntuan sekaligus mengembalikan keunggulan PSGC menjadi 2-1.
Keunggulan ini membuat serangan balik PSGC semakin berbahaya. Akmal Juanda dan Athaya sempat memperoleh peluang emas untuk memperlebar jarak, namun penyelesaian akhir mereka belum menambah gol.
Persiku berusaha membalas lewat tendangan akrobatik William Corea pada menit ke-81, tetapi kiper PSGC dengan mudah mengamankan bola. Hingga peluit panjang berbunyi, PSGC sukses mempertahankan keunggulan 2-1.
Hasil positif ini menjadi momen kebangkitan PSGC Ciamis usai menelan kekalahan dari Semen Padang pada laga sebelumnya. Bagus Cahaya pun layak menjadi bintang lapangan setelah masuk sebagai pemain pengganti dan memastikan kemenangan tim.
(Mia)



