spot_imgspot_img
Kamis 24 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Belum Resmi Menindak, ETLE Pangandaran Sudah Rekam Hampir 700 Pelanggaran Lalu Lintas

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Satlantas Polres Pangandaran mulai menerapkan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Meskipun belum resmi bertindak, kamera canggih ini sudah merekam hampir 700 pelanggaran lalu lintas.

Perangkat ETLE saat ini terpasang di satu lokasi wilayah Babakan, Pangandaran. Kepolisian menjadwalkan operasional penindakan resmi mulai 28 September 2026.

Baca Juga: Benteng SDN 1 Kalipucang Pangandaran Dibongkar untuk Akses Perumahan, Sekolah Minta Keamanan Siswa Dijamin

Petugas kini masih mematangkan berbagai persiapan teknis. Mereka juga menggelar pelatihan bagi operator sistem sebelum melakukan penindakan penuh.

“Baru di-on-kan saja sudah hampir 700 pelanggar,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Pangandaran, Ipda Maret Daniel, Kamis (24/9/2026).

Jenis Pelanggaran Dominan

Kamera memotret ratusan pelanggaran pengendara motor tanpa helm, tanpa pelat nomor, dan tanpa kaca spion.

Meski begitu, polisi belum mengirimkan surat tilang kepada para pelanggar tersebut. Masa uji coba ini belum memasuki tahap penindakan hukum secara resmi.

“Belum, karena memang aktivitasnya belum dimulai. Kalau bisa tanggal 28 baru dimulai,” ujarnya.

Pakai Teknologi Canggih dan Pengenal Wajah

Kamera ETLE mampu menangkap pelanggaran pada malam hari dengan kondisi minim cahaya. Sistem ini memotret pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk pengaman.

Teknologi ini juga sanggup mengidentifikasi pengemudi lewat rekaman data wajah. Polisi mengintegrasikan data ini dengan sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Nanti kita ke wajah. Karena wajah kan sudah direkam di KTP,” katanya.

Petugas nantinya akan mengirimkan surat konfirmasi tilang langsung ke alamat rumah pemilik kendaraan.

Basmi Pengguna Pelat Nomor Palsu

Sistem ETLE ini efektif membongkar penggunaan pelat nomor kendaraan palsu. Kamera otomatis mendeteksi kecocokan nomor kendaraan dengan basis data kepolisian.

“Kalau ada (pelat) palsu, dia enggak punya data,” ujarnya.

Pihak kepolisian terus mengembangkan fitur pengenalan wajah untuk memperkuat verifikasi identitas pengendara.

“Makanya kemarin ngobrol-ngobrol kita ke wajah kalau mau ke wajah. Lagi pembaruan supaya memang itu pas,” katanya.

Saat ini Pangandaran baru memiliki satu titik kamera ETLE di Babakan. Kepolisian berencana menambah titik instalasi baru di wilayah Parigi.

“Baru satu. Mungkin rencana nanti di Parigi juga satu,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru