spot_imgspot_img
Minggu 20 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dr. Farid Wajdi Kembali Pimpin IDI Kota Tasikmalaya, Terpilih Aklamasi Periode 2026-2029

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Tasikmalaya sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab). Agenda krusial ini berlangsung di Ballroom Santika Hotel Kota Tasikmalaya, Minggu (20/9/2026) sore.

Muscab menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan pimpinan tiga tahun ke depan. Muscab ini menetapkan arah kepengurusan serta program strategis IDI Tasikmalaya.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Perketat Patroli Malam, Geng Motor hingga Balap Liar Jadi Sasaran

Awalnya, tiga nama meramaikan bursa calon ketua IDI Tasikmalaya. Tiga kandidat tersebut yakni dr. Farid Wajdi, dr. Dani Farid Abdullah, dan dr. Eko Anggoro Sulistyaji.

Proses pleno berlangsung penuh rasa kekeluargaan dan demokrasi. Dua calon lain sepakat menyerahkan kembali mandat kepemimpinan kepada dr. Farid Wajdi.

Panitia akhirnya memilih dr. Farid Wajdi secara aklamasi. Petahana ini memimpin IDI Kota Tasikmalaya untuk periode 2026-2029.

Terpilihnya kembali dr. Farid membuktikan besarnya kepercayaan para anggota IDI Tasikmalaya.

Komitmen dr. Farid Wajdi Bawa IDI Makin Bermanfaat

Dalam sambutan perdananya, dr. Farid Wajdi menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas amanah ini.

“Amanah dan kepercayaan ini, tentu bukanlah pekerjaan yang ringan, namun saya percaya bahwa dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan soliditas dari seluruh anggota, kita pasti mampu menghadapi setiap tantangan yang dihadapi organisasi ke depan,” ungkap dr. Farid Wajdi, Minggu (20/9/2026) sore.

Ia menyoroti tantangan dunia kesehatan yang bergerak sangat cepat. Dokter menghadapi dinamika regulasi serta tuntutan mutu pelayanan dari masyarakat.

“Periode sebelumnya, mungkin banyak kendala dan kekurangan, nah di periode kedua ini, saya bersama kepengurusan terus berkomitmen untuk membawa organisasi IDI Cabang Kota Tasikmalaya ke arah yang lebih baik dan semakin bermanfaat, baik masyarakat maupun seluruh anggota,” ujarnya.

Ia menginginkan IDI menjadi rumah bersama yang aman dan nyaman. IDI siap memberikan perlindungan profesi dan advokasi adil bagi seluruh anggota.

“Tidak boleh ada dokter yang berjalan sendirian dalam menghadapi masalah dalam menjalankan profesi, anggota IDI wajib mengedepankan jiwa profesional dalam setiap hadir memberikan pelayanan kesehatan,” harapnya.

Kepengurusan baru siap memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan dan RSUD dr. Soekardjo. IDI juga rutin menggelar kegiatan ilmiah demi meningkatkan kompetensi para dokter.

“Kami akan memastikan bahwa dokter-dokter di daerah, senantiasa adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran terkini, dan inovatif demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik yang berlandaskan patient safety,” ucap dr. Farid.

IDI Jawa Barat Puji Soliditas IDI Tasikmalaya

Wakil Ketua 1 IDI Provinsi Jawa Barat, dr. Sukwanto Gamalyono, mengapresiasi keberhasilan Muscab Tasikmalaya. Ia menilai kekompakan anggota IDI Tasikmalaya patut menjadi contoh cabang lain.

“Alhamdulillah, saya pengurus IDI Jawa Barat bangga atas pelaksanaan Muscab hari ini, awalnya ada tiga calon, namun, dengan musyawarah dan mufakat, Muscab akhirnya di laksanakan secara aklamasi, dengan tetap berjalan penuh demokrasi,” ungkapnya.

Ia memberikan ucapan selamat kepada ketua terpilih dan berharap mutu pelayanan kesehatan makin meningkat.

“Selamat kepada Ketua terpilih IDI Kota Tasikmalaya dr. Farid Wajdi, ia sosok senior di kedokteran, semoga mampu mengemban amanah dengan baik, mampu memperkuat soliditas dan solidaritas sejawat dokter, serta bisa meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan sehingga, derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat,” pintanya.

Ia menitipkan tiga pesan penting untuk kemajuan organisasi ke depan.

“Tiga hal yang perlu diperhatikan yakni, menjalankan visi misi organisasi dengan konsisten, melakukan Rapat Kerja (Raker) untuk evaluasi permasalahan yang terjadi, serta memperkuat sinergi terhadap kebijakan pemerintah daerah dengan IDI Kota Tasikmalaya,” tegasnya.

“IDI ini organisasi profesi, jadi harus solid dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan masyarakat, Kota Tasikmalaya,” tambah Sukwanto.

Selain memilih ketua, Muscab juga menetapkan dr. Polar Silumi sebagai Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI Kota Tasikmalaya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru