spot_imgspot_img
Sabtu 29 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

6 Kebakaran Terjadi di Pangandaran Selama Agustus 2026, BPBD Ingatkan Bahaya Bakar Rumput Kering

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat sedikitnya 6 peristiwa kebakaran sepanjang Agustus 2026. Sebagian besar dari insiden tersebut menyasar kawasan lahan dan perkebunan warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Dodo Kusnadi menyebut masyarakat setempat mampu menjinakkan kobaran api lahan selama musim kemarau ini.

Baca Juga: Wakil Bupati Kepincut Partai Demokrat, Begini Respon PSI Pangandaran

Petugas BPBD yang tiba di lokasi kejadian umumnya mendapati api sudah dalam kondisi padam berkat aksi gotong royong warga.

“Sampai saat ini, upaya kebakaran lahan itu bisa ditangani oleh masyarakat setempat,” ujar Dodo, Sabtu (29/8/2026).

Dodo memuji kesadaran tinggi warga sebagai faktor utama yang mencegah kebakaran meluas menjadi bencana besar.

“Walaupun kita turun, pada umumnya api sudah padam. Jadi, alhamdulillah kesadaran masyarakat sangat tinggi,” ucapnya.

Bahaya Bakar Rumput Kering Menjelang Musim Tanam

Kendati demikian, BPBD tetap mewanti-wanti masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar rumput atau sampah di area terbuka, terutama saat kondisi kemarau terik.

“Jadi jangan membakar rumput kering di lahan pertanian atau perkebunan. Karena sangat rentan terjadi kebakaran yang meluas,” kata Dodo.

Catatan BPBD menunjukkan bahwa ulah warga yang membakar rumput kering kerap memicu kebakaran lahan. Petani biasanya membakar rumput guna membersihkan lahan menjelang datangnya musim tanam.

“Kan biasanya musim hujan itu mulai tanam,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahaya tiupan angin yang sanggup menerbangkan percikan api ke vegetasi kering di sekitarnya dengan sangat cepat.

“Makanya, masyarakat jangan melakukan pembakaran selama musim kemarau untuk mencegah kebakaran lahan,” pungkas Dodo.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru