spot_imgspot_img
Rabu 26 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

8 Cara Hemat Air Ala Perumdam Tirta Galuh Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Direktur Perusahaan Air Minum Daerah (Perumdam) Tirta Galuh, Amsi Yudi Purwanto mengingatkan seluruh masyarakat. Khususnya pelanggan agar meningkatkan kesiapsiagaan untuk memastikan pasokan dan ketersediaan air bersih akibat musim kemarau saat ini.

Menurutnya, langkah tersebut harus di lakukan guna memastikan pasokan dan ketersediaan air bersih tetap terjaga dengan baik di seluruh wilayah pelayanan Perumdam Tirta Galuh.

BACA JUGA:

10.910 Jiwa di Ciamis Butuh Pasokan Air Bersih

“Efisiensi penggunaan air oleh masyarakat menjadi faktor kunci dalam menghadapi potensi penurunan suplai air baku selama musim kemarau,” katanya.

Pihaknya mengajak seluruh pelanggan untuk menerapkan gaya hidup hemat air dan menyiapkan cadangan sejak dini.

Kesadaran bersama dalam mengelola konsumsi air sangat penting agar kebutuhan air bersih harian masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

“Sebagai langkah panduan bagi masyarakat, Perumdam Tirta Galuh membagikan delapan cara menghemat air di musim kemarau. Yakni, hemat air dengan tutup keran saat tidak di gunakan dan gunakan air secukupnya,” kata Dia.

Amsi melanjutkan, menampung air, isi tandon air saat aliran air normal sebagai persiapan cadangan. Cek kebocoran, periksa pipa, kran dan water meter secara rutin untuk memastikan tidak ada kebocoran.

“Gunakan kembali air, manfaatkan air bekas cuci beras untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman. Hindari pemborosan, tunda mencuci mobil dan hindari menguras kolam secara berlebihan,” jelasnya.

Amsi menjelaskan, gunakan peralatan hemat air, manfaatkan shower dan kran hemat air agar aliran tetap efisien. Pantau informasi resmi, selalu cek pengumuman dan berita layanan melalui kanal resmi Perumdam Tirta Galuh.

BACA JUGA:

Prestasi Azkiya Namira Bawa MI Al Mu’minin Ciamis ke Tingkat Nasional

“Terakhir, laporkan kebocoran, segera laporkan jika menemukan kerusakan atau kebocoran pipa agar dapat langsung di tangani tim teknis,” jelasnya.

Musim kemarau meningkatkan risiko krisis air bersih. Menghemat air adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan ketersediaan air bagi semua.

Dengan langkah sederhana seperti menutup keran dan memperbaiki kebocoran, kita turut membantu meringankan beban BPBD dan menjaga keberlanjutan sumber daya air.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru