spot_imgspot_img
Senin 24 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sekda Garut: Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Masyarakat

GARUT, FOKUSJabar.id: Sekda Garut Jawa Barat (Jabar), Nurdin Yana menegaskan, perubahan APBD 2026 di arahkan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi dalam APBD murni.

Dia mengapresiasi tuntasnya pembahasan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) antara Pemerintah Kabupaten Garut dan DPRD.

BACA JUGA:

Garut-Tabalong Tukar Pengalaman Pengembangan UMKM

Kesepakatan tersebut di lanjutkan dengan pengajuan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang mencakup Perubahan APBD 2026, tata kelola BUMD/PDAM hingga pemajuan kebudayaan lokal.

Sekda Garut mengingatkan seluruh ASN untuk memiliki rasa kepemilikan terhadap persoalan yang terjadi di lapangan.

Menurutnya, masyarakat tidak melihat sekat tugas pokok dan fungsi (tupoksi) antarinstansi. Tetapi memandang pemerintah daerah sebagai satu kesatuan.

“Mau tidak mau harus menjadi konsentrasi kita semua. Karena bapak ibu sekalian, hakekatnya mohon maaf, tupoksi itu kerap kali masyarakat akan mengalamatkan kepada kita semua. Tidak pernah melihat apakah ini merupakan bagiannya atau bukan bagiannya. Semua itu akan terfokus kepada kita semua,” ucap Nurdin Yana saat Apel Gabungan, Senin (24/8/2026).

Terkait alokasi anggaran, Perubahan APBD 2026 di fokuskan untuk mengakomodasi kebutuhan mendesak masyarakat yang sempat tertunda dalam perencanaan APBD Murni.

Ia meminta jajaran Kepala SKPD tetap memprioritaskan program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, meskipun anggaran operasional internal harus di lakukan secara hemat.

Nurdin juga mendorong ASN meningkatkan militansi kerja dan bergerak cepat dalam merespons persoalan masyarakat.

BACA JUGA:

Pemkab Garut dan Kemenpora Canangkan Program Gemar

“Hampir semua kebutuhan kita itu banyak sekali untuk kepentingan dan orientasi kepada keberpihakan masyarakat. Bagaimana kontribusi kita, sekecil apapun itu bisa bermanfaat bagi masyarakat,”tegas Sekda.

Secara khusus, Nurdin menyoroti peran strategis camat sebagai representasi pimpinan daerah di wilayah.

Menurutnya, kehadiran camat secara langsung di tengah masyarakat dapat membantu meredam persoalan sosial sekaligus menunjukkan keberpihakan pemerintah.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru