spot_imgspot_img
Minggu 16 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PQN 2026 Percepat Digitalisasi Transaksi Keuangan di Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Bank Indonesia (BI) terus mendorong transformasi digital yang semakin inklusif, aman, berkualitas dan berkelanjutan melalui rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 yang di laksanakan serentak di 46 Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia, 11–17 Agustus 2026.

PQN 2026 ini Mengusung tema “Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu, Menangnya Banyak.”

Pelaksanaan PQN di Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) di arahkan untuk memastikan digitalisasi tidak berhenti pada peningkatan awareness dan penggunaan QRIS. Tetapi semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha serta pelayanan publik.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Tasikmalaya Catat Pertumbuhan QRIS Capai 579 Persen

Momentum PQN 2026 di Kota Tasikmalaya di tandai dengan penguatan tiga inisiatif utama digitalisasi. Yakni, percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah melalui Tasik Melayani, implementasi Asia Plaza Mall SIAP QRIS Tap serta penguatan digitalisasi pesantren melalui QRIS UMMAT.

Ketiga inisiatif tersebut mencerminkan komitmen bersama BI, Pemerintah Kota Tasikmalaya, industri sistem pembayaran, dunia usaha, pesantren serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang semakin luas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bank Indonesia memandang bahwa perkembangan implementasi QRIS telah memasuki tahapan yang semakin matang. Fokus pengembangan tidak lagi hanya pada peningkatan awareness. Tetapi juga pada perluasan usage dan penguatan quality.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri mengatakan, digitalisasi sistem pembayaran di harapkan mampu menghadirkan pengalaman transaksi yang semakin mudah, cepat, aman, nyaman dan berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menuturkan, [enguatan digitalisasi pertama di wujudkan melalui Tasik Melayani, yang menjadi bagian dari percepatan Elektronifikasi Transaksi penerimaan pendapatan Daerah.

Laura menuturkan, digitalisasi ini untuk membantu langkah Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memperluas transformasi digital pelayanan publik melalui pengembangan Tasik Hub, IPBB Digital, SiMaret dan E-Retribusi Parkir.

Berbagai inovasi tersebut di harapkan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah sekaligus memperkuat efisiensi, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan penerimaan daerah.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Tasikmalaya Dukung Qris UTHM 2025

“Digitalisasi juga di perluas pada pusat aktivitas ekonomi melalui peluncuran Asia Plaza Mall SIAP QRIS Tap. QRIS Tap merupakan salah satu inovasi sistem pembayaran yang memberikan pengalaman transaksi lebih cepat, praktis dan nyaman,” ungkap Laura.

Implementasi QRIS Tap di Asia Plaza di harapkan tidak hanya memperluas pilihan pembayaran bagi masyarakat. Tetapi juga menjadi rujukan bagi perluasan inovasi pembayaran digital di berbagai pusat perdagangan dan aktivitas ekonomi lainnya di wilayah Priangan Timur.

Inovasi digital juga pada penguatan inklusi digital di lingkungan pesantren melalui QRIS UMMAT.

Pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan keagamaan. Namun juga sebagai bagian penting dari ekosistem sosial dan ekonomi masyarakat.

“Melalui QRIS UMMAT, digitalisasi di dorong untuk semakin berkembang pada berbagai aktivitas pesantren. Termasuk unit usaha, koperasi, kantin serta kegiatan sosial dan keumatan,” paparnya .

Laura brharap, langkah tersebut bisa memperluas manfaat transformasi digital kepada lapisan masyarakat.

“PQN ini membawa pesan bahwa digitalisasi perlu di kembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat. Pada pelayanan publik, digitalisasi di arahkan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas layanan.”

“Pada pusat aktivitas ekonomi, digitalisasi di harapkan memperkuat efisiensi dan kualitas transaksi. Sementara pada pesantren dan komunitas, digitalisasi menjadi instrumen untuk memperluas inklusi ekonomi dan keuangan,” katanya.

Sepanjang rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026, Bank Indonesia Tasikmalaya juga memperluas edukasi dan implementasi digitalisasi ke berbagai segmen masyarakat. Mulai dari sekolah dan perguruan tinggi, pasar dan UMKM, pusat perbelanjaan, pelayanan pemerintah, hingga lingkungan pesantren.

“Upaya implementasi kurikulum di laksanakan melalui sinergi dengan Pemerintah Daerah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, industri sistem pembayaran, dunia usaha, akademisi, pesantren, komunitas serta masyarakat,” ucapnya.

Sejalan dengan semakin luasnya transaksi digital, Bank Indonesia juga terus memperkuat aspek perlindungan konsumen. Melalui kampanye Peduli, Kenali, Adukan (PEKA),

“Masyarakat di ajak untuk semakin cerdas dan waspada dalam bertransaksi digital. Antara lain dengan menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN, password maupun OTP kepada pihak lain serta selalu memastikan kebenaran informasi sebelum melakukan transaksi digital keuangan,” imbuhnya.

BACA JUGA:

bank bjb Raih Penghargaan Layanan Kas Terbaik dari Bank Indonesia

Laura menegaskan, Keberhasilan PQN tidak hanya di ukur dari jumlah kegiatan maupun luasnya penggunaan QRIS. Tetapi dari manfaat digitalisasi yang di rasakan masyarakat.

“Transformasi digital di harapkan mampu membuat transaksi semakin mudah, pelayanan publik semakin baik, dunia usaha semakin efisien, inklusi ekonomi dan keuangan semakin luas serta masyarakat semakin aman dalam melakukan transaksi digital,” terangnya.

Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong ekosistem pembayaran digital yang inklusif, aman, berkualitas dan berkelanjutan.

“Gelaran PQN ini menjadi bagian dari upaya BI dalam memperkuat efisiensi perekonomian, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas inklusi ekonomi dan keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya yang semakin maju dan berdaya saing,” ucapnya.

BACA JUGA:

Bank Indonesia: Ekonomi di Priangan Timur Tumbuh

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan, QRIS merupakan salah satu kekuatan ekonomi Indonesia dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan tema  HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kedaulatan ekonomi perlu di bangun melalui berbagai instrumen. Salah satunya QRIS sebagai alat pembayaran digital karya anak bangsa.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru