CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdangan dan Industri Kabupaten Ciamis, Dadan Wiyadi membenarkan ada kenaikan harga MinyaKita yang di jual pedagang di Pasar Manis Ciamis.
Menurutnya, MinyaKita yang mengalami kenaikan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) bukan yang di salurkan Bulog.
BACA JUGA:
Pemdes Kertaharja Ciamis Evaluasi Program Ketahanan Pangan Dana Desa
“Berdasarkan pemantauan kepada sejumlah pedagang, MinyaKita yang mengalami kenaikan harga kemasan 1 liter. Bukan kemasan 2 liter,” katanyam Kamis (13/8/2026).
Pihaknya telah berkordinasi dengan Bulog untuk melakukan langkah-langkah penanganan dengan secepatnya menyalurkan MinyaKita.
“MinyaKita dari Bulog itu kemasan dua liter dan harganya sesuai yang telah di tetapkan pemerintah,” ucapnya.
Dadan meminta, pedagang di Pasar Manis Ciamis menjual sesuai aturan yang ada.
BACA JUGA:
Hadapi Kekeringan, Sinergi Perbankan-BPBD Ciamis Diperkuat
“Harga acuan dari pemerintah itu sudah berdasarkan kajian. Sehingga dengan menjual sesuai HET, para pedagang sudah mempunyai keuntungan,” ungkapnya.
Sementara berdasarkan pantauan FOKUSJabar, harga MinyaKita kemasan 1 liter Rp20 ribu. Sedangkan dalam kemasannya tertera Rp15.700.
(Husen Maharaja)



