CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kontingen madrasah asal Kabupaten Ciamis kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat pada ajang Mathematics, Social, and Science Competition (MOSAIC) 2026.
Bersaing ketat dengan peserta jenjang MTs/SMP se-Jawa Barat, para siswa asal Ciamis sukses memboyong delapan medali. Raihan tersebut mencakup 1 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Baca Juga: Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jalankan KKN di Ciamis, Fokus Pengelolaan Sampah Desa
Siswa-siswi dari sejumlah madrasah tsanawiyah negeri di Kabupaten Ciamis mengukir prestasi ini pada cabang Matematika, Science (IPA), dan Sosial (IPS).
Erlangga Pramudita dari MTs Negeri 8 Ciamis menyumbang medali emas pada bidang Sosial. Sementara itu, tiga siswa lainnya merebut medali perak, yakni Pranaja Muhammad Aryasatya dari MTsN 15 Ciamis (Matematika), Rezi Satria Fadli dari MTsN 10 Ciamis (Science), serta Raffardhan Bintang Athalla Aryanto dari MTsN 10 Ciamis (Science).
Empat medali perunggu berhasil dikumpulkan oleh Raska Azfar Haidar dari MTsN 15 Ciamis (Matematika), Asri Destiani dari MTsN 9 Ciamis (Matematika), Cucu Sylvi Daryati dari MTsN 9 Ciamis (Sosial), dan Fayra Alifiatuzahra dari MTsN 15 Ciamis (Sosial).
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukman Hakim, melayangkan apresiasi tinggi kepada para siswa, guru pembimbing, kepala sekolah, hingga orang tua murid yang menyokong keberhasilan ini.
Kualitas Madrasah Ciamis
Asep menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan kualitas madrasah di Kabupaten Ciamis sanggup melahirkan peserta didik unggul, baik dari segi akademik maupun pembentukan karakter.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para siswa, dedikasi guru pembimbing, dukungan kepala madrasah, serta doa dan peran orang tua,” ungkap Asep, Selasa (28/7/2026).
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peraih medali yang telah mengharumkan nama Kabupaten Ciamis dan madrasah,” tambahnya.
Ia memendam harapan besar agar raihan ini menyulut motivasi siswa madrasah lainnya untuk terus memacu semangat belajar. Terlebih berani menjajal kompetisi akademik.
“Semoga prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Jadikan keberhasilan ini sebagai penyemangat untuk terus belajar dan berinovasi. Selanjutanya meraih prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
“Kementerian Agama Kabupaten Ciamis akan terus mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah. Harapannya agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.
(Mia)



