BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Founder Overlanding Indonesia (OVI), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dengan cara unik. Ia memenuhi undangan Overlanding Indonesia Jawa Barat untuk menjelajahi kawasan heritage Kota Bandung bersama ratusan pecinta Vespa, Sabtu (18/07/2026).
Rombongan mengawali perjalanan dari kawasan Laswi Heritage dan Gudang Perkeretaapian Kosambi. Area tersebut kini telah bersolek menjadi ruang kreatif publik yang ramah bagi masyarakat.
Baca Juga: Prabowo Optimistis Indonesia Segera Hentikan Impor Solar Berkat Keberhasilan B50
AHY bersama para riders menempuh rute sepanjang sekitar 10 kilometer. Mereka melintasi sejumlah ikon bersejarah Kota Bandung, seperti Titik Nol Kilometer, Gedung Merdeka (Museum Konferensi Asia Afrika), Hotel Savoy Homann, hingga Hotel Preanger. Rangkaian perjalanan ini menjadi momentum manis untuk menghidupkan kembali semangat sejarah di jantung Kota Kembang.
AHY mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Kota Bandung. Hal itu karena ia menghabiskan masa remajanya di kota berjuluk Parijs van Java tersebut.
“Saya senang sekali setelah menyusuri Kota Bandung yang penuh dengan kenangan tadi pagi. Udaranya juga bagus sekali, pohonnya rindang, udaranya sejuk, dan penuh dengan nostalgia. Saya bisa dikatakan tumbuh remaja di Kota Bandung, sehingga banyak sekali kenangan di sini. Bandung bukan hanya kota yang indah dan cantik, tetapi juga kota yang kreatif, yang sejak dulu memiliki komunitas yang sangat kuat, klub yang begitu banyak, dan perkumpulan yang hidup,” ujar AHY.


Apresiasi AHY untuk Komunitas Vespa
AHY juga menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme komunitas yang begitu besar dalam kegiatan tersebut. Ia menaruh harapan besar agar kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin luas antara Overlanding Indonesia dan berbagai komunitas di masa mendatang.
“Menurut penuturan Pak Arief Rahman, masih banyak yang ingin bergabung, tetapi karena keterbatasan ruang belum semuanya dapat ikut. Insyaallah ini menjadi kick off dari kebersamaan kita ke depan. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik karena niat kita juga baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, AHY kembali menegaskan filosofi berdirinya Overlanding Indonesia. Menurutnya, sejak awal ia membangun OVI bukan sekadar sebagai wadah otomotif biasa, melainkan sebuah gerakan yang mengemban misi sosial, kebangsaan, dan kemanusiaan.
“Saya yang memang berlatar belakang militer dan senang berkegiatan di alam, tergerak mendirikan sebuah komunitas. Tetapi lebih dari sekadar komunitas otomotif, saya ingin menghadirkan sebuah gerakan moral, sebuah spirit bagi siapa pun yang ingin menjelajah alam Indonesia. Bukan hanya karena hobi, tetapi juga untuk melihat dari dekat dan merasakan langsung apa yang dimiliki Indonesia. Itulah mengapa spirit Overlanding Indonesia juga untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap AHY.
Promosi Pariwisata Nasional dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Lokal
Ia menjelaskan bahwa Overlanding Indonesia membawa misi utama untuk mempromosikan pariwisata nasional dan menggerakkan perekonomian masyarakat lokal. Selain itu, OVI aktif menjalankan berbagai aksi kemanusiaan, terutama di wilayah-wilayah yang sulit petugas jangkau.
Komunitas ini telah membuktikan komitmen tersebut melalui berbagai keterlibatan dalam penanganan bencana di berbagai daerah, termasuk saat membantu penanganan bencana hidrometeorologi di Sumatera.
Lebih lanjut, AHY mengajak seluruh komunitas otomotif untuk terus memperkuat tali persaudaraan, kolaborasi, dan semangat saling membantu.
“Tentu kita ingin terus membangun kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi agar Overlanding Indonesia menjadi wadah, menjadi rumah besar bagi semua. Komunitas Vespa memiliki slogan ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’. Semangat itu harus terus kita jaga. Banyaknya komunitas jangan sampai membuat kita semakin eksklusif, apalagi sampai terjadi gesekan atau benturan satu sama lain. Justru kita harus semakin rukun dan saling menguatkan,” pesannya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, AHY bersama Overlanding Indonesia menyerahkan bingkisan berupa perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim piatu. Aksi sosial ini menjadi simbol nyata bahwa semangat kebersamaan melalui hobi harus selalu bermuara pada kepedulian serta kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
(Irfansyah)



