spot_imgspot_img
Selasa 14 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Kuningan Tegaskan Pentingnya Kesiapsiagaan Kebakaran, Pemkab dan Lapas Kelas IIA Teken Kerja Sama

KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan mempertegas komitmen mitigasi bencana lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran. Momentum bersejarah ini berlangsung usai agenda apel pagi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Senin (13/7/2026).

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, A.Md.IP., S.H., M.Si., menandatangani langsung berkas kesepakatan tersebut. Langkah ini mengakar sebagai bentuk penguatan kolaborasi demi melejitkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi amukan si jago merah, khususnya di area Lapas maupun fasilitas publik lainnya.

Baca Juga: Bupati Kuningan Lepas 1.169 Mahasiswa KKN Uniku 2026, Dorong Inovasi Berdampak bagi Desa

Agenda strategis ini turut menghadirkan Wakil Bupati Kuningan, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat, pejabat fungsional, serta seluruh aparatur peserta apel pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menjelaskan bahwa penandatanganan kerja sama ini menorehkan langkah nyata untuk mempererat sinergi lintas instansi. Menurutnya, bencana kebakaran berpotensi melanda kapan saja tanpa mengenal waktu, sehingga membutuhkan sistem proteksi dan penanganan yang tangkas, terukur, serta mendapat dukungan penuh dari kolaborasi antarlembaga.

“Kebakaran sering kali datang tanpa dapat diprediksi. Dalam hitungan menit api dapat mengancam keselamatan jiwa, fasilitas, maupun lingkungan. Karena itu kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kewajiban yang harus dimiliki setiap institusi,” tegas Bupati Dian memotivasi.

Bupati Dian menambahkan, jalinan kerja sama ini merefleksikan komitmen pemerintah daerah untuk terus menyempurnakan sistem mitigasi bencana. Fokus utamanya menyasar fasilitas publik yang menyandang tingkat risiko tinggi, termasuk lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Apresiasi Kinerja Damkar dan Janji Lengkapi Fasilitas Lapangan

Ia juga melayangkan pujian tinggi kepada jajaran UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan yang selama ini membuktikan kinerja responsif dalam melayani aduan masyarakat. Petugas Damkar tidak sekadar menjinakkan api, melainkan aktif menyelamatkan warga dalam berbagai kondisi kedaruratan lain, mulai dari proses evakuasi hingga penanganan gangguan satwa liar yang berbahaya.

“Terima kasih kepada seluruh personel Damkar yang selama ini bekerja dengan cepat dan sigap. Kehadiran mereka sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat. Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan dukungan terhadap sarana dan prasarana agar pelayanan semakin optimal,” urai Dian.

Guna menyokong performa petugas lapangan, Pemerintah Kabupaten Kuningan secara bertahap tengah melengkapi berbagai instrumen kebutuhan operasional. Upaya ini mencakup pengadaan perlengkapan alat pelindung diri (APD) hingga seragam resmi bagi personel Damkar, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Bupati Dian menilai performa visual dan kelengkapan proteksi petugas ikut merepresentasikan profesionalisme aparatur pemerintah saat mengabdi di tengah masyarakat.

“Petugas lapangan harus tampil rapi, berwibawa, dan menggunakan perlengkapan yang memadai sehingga dapat menjalankan tugas dengan aman dan percaya diri. Pemerintah daerah berkomitmen memenuhi kebutuhan tersebut secara bertahap,” sebutnya.

Robohkan Sekat Birokrasi Demi Keselamatan Warga Binaan

Bupati Dian turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan beserta jajaran yang sukses membangun jembatan komunikasi dan kemitraan aktif dengan Pemkab Kuningan. Luar dari isu kebakaran, Lapas Kelas IIA Kuningan tercatat telah menggulirkan berbagai program kolaboratif bersama sejumlah instansi perangkat daerah lainnya.

Ia menegaskan bahwa urusan pelayanan publik tidak boleh terganjal oleh ego sektoral maupun sekat birokrasi antarinstansi. Baginya, seluruh lembaga mengemban satu poros tujuan yang sama, yaitu mempersembahkan perlindungan dan pelayanan terbaik untuk publik.

“Kolaborasi seperti ini harus terus menguat. Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Termasuk warga binaan di Lapas, mereka tetap memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan keselamatan apabila terjadi keadaan darurat,” jelas Dian mengingatkan.

Lewat ikatan kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Lapas Kelas IIA Kuningan sepakat untuk merapatkan barisan koordinasi. Kesepakatan ini mencakup ranah pencegahan dini, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, serta percepatan penanganan saat kebakaran meletus.

Menutup arahannya, Bupati Dian berharap sinergi ini mampu menjelma sebagai percontohan (role model) kolaborasi lintas sektor yang sukses dalam memproteksi masyarakat luas.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi merupakan komitmen bersama untuk memperkuat kesiapsiagaan, meningkatkan upaya pencegahan, serta mempercepat penanggulangan apabila terjadi keadaan darurat. Dengan semangat kolaborasi, saya yakin pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” pungkas Bupati Kuningan tersebut.

(Diskominfo Kuningan/IrfansyahRiza)

spot_img

Berita Terbaru