TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, kembali memperkuat barisan birokrasi roda pemerintahannya dalam mengoptimalkan pelayanan publik. Langkah ini ditandai dengan pelantikan tiga pejabat baru yang mendapatkan promosi ke level eselon II.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Eksebisi Gedung Creative Center (GCC), Jalan Lingkar Dadaha, Komplek Olahraga Dadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Razia Unik di Tasikmalaya, Pelanggar Lalu Lintas Tak Langsung Ditilang tapi Diberi Tausiah
Sejumlah pejabat penting turut hadir menyaksikan momentum ini, antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Asep Goparulloh, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol CZI Imvan Ibrahim, Anggota DPRD Dayat Mustafa, perwakilan Kejaksaan, serta jajaran pejabat tinggi pratama lainnya.
Sebelum resmi naik kelas dari eselon III ke eselon II, ketiga pejabat tersebut telah melewati seluruh tahapan seleksi terbuka secara ketat. Tim penguji menyatakan ketiganya lolos karena memenuhi standar kompetensi dan memiliki integritas tinggi.
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa momen pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Jabatan baru yang melekat di pundak mereka membawa tanggung jawab besar untuk mengakselerasi kinerja Pemkot Tasikmalaya.
“Pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab moral dan tanggung kedinasan. Saya tegaskan jabatan baru yang ada di pundak kalian merupakan titipan serta amanah dari masyarakat. Maka bekerjalah dengan cepat, tepat, dan ikhlas. Kita harus mulai bergerak terus karena tidak ada waktu untuk menunggu. Mengingat pekerjaan sudah di depan pelupuk mata,” tegas Viman, Jumat (10/7/2026).
Semangat Kerja Baru dan Perubahan Positif
Menurut Viman, sebagai aparatur yang mendapatkan promosi ke tingkat yang lebih tinggi, ketiga pejabat ini wajib menyumbangkan semangat kerja baru demi membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah.
“Pejabat itu harus mampu menghasilkan gagasan dan ide-ide cemerlang dalam mempercepat roda pemerintahan Kota Tasikmalaya. Terlebih mampu merumuskan program-program yang benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Masyarakat sekarang butuh pejabat yang bekerja nyata, bukan sebatas wacana,” cetus Wali Kota.
Viman juga mengupas peran vital dari tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kini memiliki nakhoda baru. Sektor-sektor ini bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian warga Tasikmalaya.
Pertama, Nanang Suhara yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPKBP3A). Viman menginstruksikannya untuk memperkuat sistem proteksi perempuan dan anak, serta menekan angka stunting berbasis ketahanan keluarga.
Kedua, H. Rahman selaku Kepala Dinas Sosial (Dinsos) baru. Ia mengemban tugas untuk memperluas jangkauan bantuan sosial (bansos) dan memastikan validasi data penerima manfaat benar-benar tepat sasaran.
Ketiga, Budi Martanova yang dipercaya memimpin BPBD Kota Tasikmalaya. Viman memintanya langsung untuk memperketat kesiapsiagaan mitigasi bencana, terutama dalam penanganan krisis air bersih selama musim kemarau tahun ini.
“ Harus terus memperkuat sinergi antar-OPD, jangan berjalan sendiri-sendiri. Egosentris di antara dinas buang jauh-jauh! Masalah sosial, pemberdayaan perempuan, anak, serta kebencanaan ini saling terkait. Pemerintah harus hadir bersama untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Viman mendesak agar implementasi teknologi digital dan pemanfaatan data yang akurat berubah menjadi budaya kerja baru di tiap instansi agar seluruh program dapat berjalan secara transparan dan terukur.
(Seda)



