GARUT, FOKUSJabar.id: Fungsionaris DPP Partai Golkar, Holil Aksan Umarzen buka suara soal Musyawarah Daerah (Musda) partai berlambang Pohon Beringin Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar).
Momentum Musda Golkar merupakan visi besar perubahan nasib rakyat dan pembangunan menyeluruh Garut Raya.
BACA JUGA:
Bupati Garut Perkuat Lindungi Generasi Muda dari Narkoba
Menurut Dia, Musda Partai Golkar Kabupaten Garut bukan sekadar agenda memilih Ketua DPD. Musda merupakan momentum strategis untuk menentukan arah perjuangan politik dalam menghadapi tantangan pembangunan Kabupaten Garut mendatang.
Karena itu, Golkar Garut jangan terjebak pada pandangan sempit bahwa kepemimpinan partai harus selalu di ukur dari status seseorang sebagai pejabat negara atau besarnya pengaruh kekuasaan yang sedang di miliki.
Sejarah telah membuktikan bahwa kekuatan Golkar di bangun oleh organisasi yang solid, kaderisasi yang berkesinambungan serta kepercayaan rakyat yang lahir dari kerja nyata.
“Golkar telah melewati berbagai dinamika politik nasional maupun daerah. Dalam setiap fase tersebut, kemenangan tidak semata-mata di tentukan oleh figur yang sedang menjabat. Tetapi oleh kemampuan partai melahirkan pemimpin yang mampu menyatukan kader, membangun organisasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” kata Holil.
Di Kabupaten Garut, Golkar memiliki rekam jejak yang kuat sebagai salah satu kekuatan politik yang konsisten mendorong pembangunan daerah.
Dalam berbagai periode, kader-kader Golkar berada di barisan terdepan memperjuangkan agenda-agenda strategis. Termasuk aspirasi pembentukan Kabupaten Garut Utara dan Kabupaten Garut Selatan.
Perjuangan tersebut bukan sekadar tuntutan administratif. Melainkan ikhtiar mewujudkan pemerataan pembangunan, mendekatkan pelayanan publik, mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kini, ketika semangat pemekaran dua wilayah besar kembali menguat sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah, Golkar harus mampu membaca perubahan zaman.
BACA JUGA:
Ekonomi Kreatif, Home Industri, UMKM dan Koperasi Fondasi Kemandirian Garut Utara
Pemekaran bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen untuk mempercepat pelayanan publik, memperkuat daya saing wilayah, dan menghadirkan keadilan pembangunan.
“Pembangunan Garut tidak boleh lagi di lihat secara parsial. Yang harus di bangun adalah visi besar Garut Raya. Yaitu, pembangunan yang berjalan secara terpadu dan saling menguatkan antara Kabupaten induk, Garut Utara dan Garut Selatan. Ketiga kawasan tersebut merupakan satu kesatuan strategis yang harus tumbuh bersama. Sehingga manfaat pembangunan dapat di rasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Dalam konteks itulah, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut ke depan harus seorang kader terbaik yang memiliki integritas, kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi serta visi besar tentang masa depan Garut.
Ia harus mampu menyatukan seluruh potensi kader tanpa sekat wilayah maupun kelompok. Sekaligus menjadikan Golkar sebagai motor penggerak pembangunan Garut Raya.
“Bagi saya, ukuran keberhasilan seorang pemimpin partai bukan hanya memenangkan pemilu atau menambah jumlah kursi legislatif. Yang jauh lebih penting adalah kemampuan menjadikan kemenangan politik sebagai jalan untuk mengubah nasib rakyat, mempercepat pembangunan, memperkuat ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menghadirkan keadilan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Garut,” imbuhnya.
Musda Golkar Garut harus menjadi ruang lahirnya gagasan besar, bukan sekadar arena perebutan kepemimpinan.
Kader Golkar perlu memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak, kapasitas, integritas, kemampuan membangun organisasi serta komitmen terhadap visi besar partai.
Golkar akan tetap menjadi partai besar apabila di pimpin oleh kader besar yang berpikir besar. Sebab masa depan Garut membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya mampu memenangkan kontestasi politik. Tetapi juga mampu meletakkan fondasi bagi perubahan nasib rakyat dan pembangunan menyeluruh Garut Raya.
(Bambang Fouristian)



