spot_imgspot_img
Rabu 24 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Rekonstruksi Jalan Pemuda–Enggram Sawangan Kota Depok Telan Anggaran Rp30 Miliar

DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok mempercepat pembenahan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Sawangan. Salah satu proyek strategis yang kini memasuki tahap eksekusi lapangan yakni rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan yang menghubungkan antara Jalan Pemuda dan Jalan Enggram.

Pemkot Depok menandai tahapan awal megaproyek ini melalui pelaksanaan groundbreaking, Rabu (17/6/2026) lalu. Pembangunan koridor jalan tersebut bertujuan mendongkrak mutu infrastruktur sekaligus menjamin kenyamanan serta keselamatan para pengguna jalan yang melintas.

Baca Juga: Puluhan UMKM dari 12 Kecamatan Ramaikan Festival Hari Bhayangkara di Bekasi

PT Lagoa Nusantara selaku kontraktor pemenang tender tidak sebatas memoles badan jalan utama. Perusahaan pihak ketiga tersebut mengarsiteki sejumlah pekerjaan konstruksi pendukung guna memperpanjang daya tahan serta mengoptimalkan fungsi infrastruktur di kawasan penyangga tersebut.

“Kami membagi proyek ini ke dalam empat pekerjaan utama yang berjalan secara bertahap. Agenda pertama merangkum pembongkaran jembatan beserta struktur fondasinya mulai 29 Juni hingga 27 September 2026. Saat ini, pabrik tengah memproduksi tulangan beton pesanan kami dan akan rampung dalam 30 hari,” jelas Direktur PT Lagoa Nusantara, Wismarck Tiller, Rabu (24/6/2026).

Target Rampung Desember 2026

Tahapan kedua berfokus pada pemasangan dinding penahan tanah atau sheetpile. Pekerjaan krusial ini mengambil jadwal mulai 20 Juni hingga 4 Oktober 2026 dengan durasi pengerjaan selama 84 hari kerja. Wismarck menegaskan bahwa tim lapangan bakal menerapkan skema kerja siang-malam karena bagian ini mengikat langsung proyek pelebaran jalan, saluran drainase, serta area pedestrian.

“Kami mendahului pengerjaan lewat proses pengurukan tanah. Setelah itu, tim baru bisa memasang sheetpile mengingat alat berat kami memiliki bentangan lengan sekitar 8 meter,” tambah Wismarck.

Selanjutnya, fase ketiga yang mencakup pelebaran jalan akan bergulir mulai 29 Juni dan menargetkan tenggat selesai pada 29 November 2026 dengan alokasi 191 hari kerja. Sesaat setelah jalur melebar, kontraktor langsung mengeksekusi tahap keempat berupa pembangunan trotoar ramah pejalan kaki mulai 6 Juli hingga 4 Desember 2026 selama 197 hari kerja.

Proyek rekonstruksi Jalan Alternatif Sawangan ini menyerap anggaran belanja daerah sebesar Rp30 miliar. Kontrak kerja mengikat masa pelaksanaan selama 180 hari, terhitung sejak 8 Juni hingga 6 Desember 2026. Konstruksi fisik ini membentang sepanjang 872 meter dengan lebar koridor bervariasi antara 9,5 meter hingga 11,5 meter.

Manajemen PT Lagoa Nusantara berkomitmen penuh mematuhi seluruh spesifikasi kontrak. Selanjutnya manajemen meminta dukungan instansi terkait agar mobilitas masyarakat Sawangan segera berjalan lancar tanpa kendala makro.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru