BEKASI,FOKUSJabar.id: Polres Metro Bekasi bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi berkolaborasi memicu geliat ekonomi kerakyatan dan kreativitas anak muda. Langkah taktis ini mengkristal melalui penyelenggaraan Bazaar UMKM dan Festival Band Pelajar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Halaman Museum Gedung Juang 45, Kecamatan Tambun Selatan, mendadak riuh oleh kehadiran ribuan warga, Rabu (24/6/2026). Arena bersejarah tersebut menjadi pusat pameran rupa-rupa produk unggulan lokal sekaligus panggung unjuk bakat musisi generasi muda.
Baca Juga: Pemkab Sumedang Perkuat Daya Saing UMKM Lewat Program UMKM Naik Kelas 202
“Kami sengaja menghadirkan program yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini. Melalui Festival Band Pelajar, kami membuka ruang positif bagi remaja untuk menyalurkan kreativitas sekaligus membentengi mereka dari rupa-rupa aktivitas negatif,” tegas Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni, Rabu (24/6/2026).
Kombes Pol. Sumarni juga mengetuk kesadaran pengunjung untuk mencintai produk dalam negeri. Pihaknya mengajak masyarakat luas menyokong keberlanjutan bisnis pelaku usaha kecil dengan membeli produk-produk kreatif yang tersedia di area pameran.
Inkubasi Produk Tembus Pasar Ekspor
Sebanyak 60 pelaku UMKM yang mewakili 12 kecamatan di Kabupaten Bekasi turut ambil bagian memeriahkan bazaar. Stan-stan tersebut memamerkan rupa-rupa komoditas unggulan, mulai dari kuliner nusantara, kerajinan tangan (handicraft), hingga produk fesyen kekinian. Guna memacu motivasi peserta, panitia juga menyiapkan penghargaan khusus untuk kategori stan dengan penataan dan dekorasi terbaik.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Hasan Basri, yang hadir mewakili Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. Dinas UKM berkomitmen memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jangkauan promosi produk lokal.
“Kehadiran 60 stan UMKM dari 12 kecamatan ini membuktikan besarnya potensi ekonomi daerah kita. Kami berharap masyarakat berbondong-bondong datang dan melariskan produk mereka, karena tingginya angka penjualan otomatis mempercepat UMKM untuk naik kelas,” tutur Hasan Basri.
Hasan menambahkan, pemerintah daerah rutin menggulirkan program pelatihan taktis serta pendampingan bisnis secara berkelanjutan. Langkah pembinaan tersebut bertujuan mendongkrak mutu produk lokal agar memiliki daya saing tinggi, baik di pasar domestik maupun menembus pasar internasional.
Pada sudut lain halaman Gedung Juang, kompetisi musik berlangsung sengit. Tercatat sebanyak 23 grup band pelajar dari berbagai sekolah tingkat menengah di Kabupaten Bekasi saling beradu aransemen di atas panggung utama demi memperebutkan trofi juara Hari Bhayangkara ke-80. Sinergi lintas sektoral ini sukses menciptakan ruang produktif yang mengawinkan pertumbuhan ekonomi kreatif dengan pembinaan kepemudaan.
(Jingga Sonjaya)



