spot_imgspot_img
Rabu 17 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Di Tengah Sukacita Kepulangan Haji, Satu Jemaah Kota Tasikmalaya Masih Bertahan di Arab Saudi

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Isak tangis haru dan lantunan gema takbir memecah keheningan di dalam Gedung Dakwah Kota Tasikmalaya, Senin (15/6/2026) malam. Sebanyak 11 armada bus yang membawa rombongan jemaah haji Kloter 20 akhirnya tiba dengan selamat usai menempuh perjalanan dari Embarkasi Kertajati. Namun, di balik dekapan hangat dan senyum bahagia ratusan keluarga penjemput, ada satu ruang kosong yang menyisakan pilu sekaligus harapan mendalam bagi masyarakat.

Dari total 443 jemaah Kloter 20 yang seharusnya pulang secara utuh, satu kursi bus tampak kosong melongpong. Seorang jemaah haji asal Kota Tasikmalaya terpaksa harus tertinggal di Arab Saudi dan belum bisa kembali ke tanah air akibat kondisi kesehatan yang mendadak menurun pasca-puncak ibadah.

Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Salurkan Air Bersih dan Sembako

Di tengah euforia kepulangan jemaah, Wali Kota Tasikmalaya, H. Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan kabar menyentuh hati tersebut secara langsung di hadapan massa penjemput. Ia mengajak seluruh warga Kota Resik untuk tidak hanyut dalam kegembiraan lahiriah saja, melainkan meluangkan waktu guna mengirimkan doa terbaik ke langit.

“Alhamdulillah, mayoritas jemaah tiba di tanah air dalam keadaan sehat walafiat. Namun, mari kita bersama-sama mengetuk pintu langit, mendoakan satu jemaah kita yang saat ini masih harus menjalani perawatan medis intensif di Arab Saudi agar segera pulih dan bisa kembali berkumpul bersama keluarganya,” tutur Viman Alfarizi, Senin (15/6/2026) malam.

Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama tim medis menegaskan komitmennya untuk tidak lepas tangan. Dinas Kesehatan akan terus memantau kondisi perkembangan kesehatan jemaah tersebut secara berkala. Hingga kemudian tim dokter di Arab Saudi menerbitkan status fit to fly atau layak terbang untuk pemulangan ke Indonesia.

Musim Haji 2026: Selesai Terjang Cuaca Ekstrem, Jemaah Doakan Keberkahan Kota Resik

Musim haji tahun 2026 ini menjadi momentum spiritual kolosal bagi warga Kota Tasikmalaya. Secara keseluruhan, pemerintah daerah memberangkatkan sebanyak 1.358 jemaah yang terbagi ke dalam tiga kelompok terbang (kloter).

Kloter 20 bertindak sebagai rombongan kedua yang baru saja menuntaskan fase kepulangan. Sementara itu, panitia daerah menjadwalkan kloter tersisa akan mendarat dalam waktu dekat guna melengkapi seluruh rangkaian pemulangan haji asal Kota Tasikmalaya.

Prosesi penyambutan malam itu juga mendapat kawalan ketat dari sejumlah pejabat teras daerah demi memastikan kelancaran alur dan pemeriksaan kesehatan jemaah. Tampak hadir di lokasi di antaranya Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, Plt Sekda Hanafi. Serta hadir juga Kepala Dinas Kesehatan dr. Asep Hendra yang langsung menyiagakan tim medis di posko darurat.

Bagi para jemaah yang berhasil menginjakkan kaki kembali di Bumi Parahyangan, rasa lelah luar biasa selama penerbangan langsung sirna seketika begitu mereka menatap wajah keluarga tercinta. Endang, salah seorang jemaah Kloter 20, mengungkapkan rasa syukurnya yang tak terhingga setelah sukses menyelesaikan seluruh rukun haji di tengah kepungan cuaca ekstrem Arab Saudi.

“Alhamdulillah, kami bisa pulang dengan selamat dan memeluk lagi keluarga di rumah. Perjalanan ibadah tahun ini sangat luar biasa menantang secara fisik. Semoga suatu saat nanti saya serta kita semua bisa kembali lagi mengunjungi Baitullah,” ungkap Endang.

Pada akhir sambutannya, Viman Alfarizi melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas haji dan tim tenaga kesehatan. Kemudian kepada pembimbing ibadah yang telah totalitas menjaga keselamatan jemaah selama berada di tanah suci.

Ia berharap kepulangan para jemaah ini mampu menularkan atmosfer positif. Serta membawa berkah dan kedamaian yang meluas bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Tasikmalaya.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru