spot_imgspot_img
Senin 1 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wabup Pangandaran Ino Darsono Berlabuh Ke PSI Tuai Kritik 

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono mendadak jadi perbincangan warung kopi hingga grup WhatsApp keluarga.

Bukan karena meresmikan jalan atau membuka pasar, melainkan karena memilih berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan bertolak ke Solo menemui Joko Widodo

Saiman, seorang penggiat media sosial di Pangandaran, tak menahan kritik. Baginya, wakil bupati punya pekerjaan rumah besar. Yaitu, mendampingi bupati mengevaluasi pembangunan. 

Baca Juga: KNPI Pangandaran Bicara Soal Hari Lahir Pancasila

‎”Seharusnya wakil bupati berpikir bagaimana Pangandaran bisa lebih baik bersama bupati, mengevaluasi pembangunan dan pemerintahan supaya lebih maju,” ujarnya di lihat dalam komentar yang beredar di media sosial, Senin (1/6/2026). 

‎Di mata Saiman, keputusan politik Ino berpotensi menumbuhkan persepsi publik bahwa energi sang wabup lebih banyak tersedot ke partai dibanding ke rakyat. 

‎”Ini jadi catatan rakyat Pangandaran ke depan. Sosok pemimpin yang baik atau tidak, masyarakat yang akan menilai,” katanya. 

‎Catatan serupa datang dari Fauzi. Ia mengaku, selama ini wajah yang paling sering muncul di lapangan adalah Bupati Citra Pitriyami. 

‎“Yang sering terlihat hanya bupati. Masyarakat banyak yang tidak tahu apa saja peran wakil bupati selama ini,” ucapnya. 

‎Bagi Fauzi, pertanyaan sederhana belum terjawab. Sebelum sibuk membesarkan partai, apa kontribusi Ino untuk warga? 

‎”Sekarang ramai karena masuk partai politik dan katanya siap membesarkan partai itu. Terus kontribusinya untuk masyarakat apa? Jangan sampai publik menilai hanya mengejar jabatan politik saja,” kata Fauzi. 

Berbeda Kendaraan Politik

‎Ino Darsono dan Citra Pitriyami adalah pasangan yang menang bersama. Namun kini, keduanya berdiri di kendaraan politik berbeda. Citra menanggapinya santai. 

‎”Itu hak-haknya semua orang. Siapapun boleh bergabung dengan partai manapun,” ujarnya. 

‎Soal hubungan kerja, Citra menegaskan tetap profesional. “Hubungan dengan Pak Wabup baik-baik saja. Sering bertemu kalau sedang bekerja,” kata dia. 

Baca Juga: Paddleboard Jadi Primadona Baru di Pantai Pangandaran

‎Di sisi lain, Ino punya alasan sendiri. Ia menyebut PSI sejalan dengan semangat politik Joko Widodo, Presiden ke-7 RI. Begitu menyatakan bergabung, Ino langsung bertolak ke Solo untuk bertemu Jokowi. 

‎“PSI menjadi representasi politik baru yang dinilai sejalan dengan visi kepemimpinan Jokowi,” kata Ino. 

‎Ia berharap langkah politiknya berdampak positif bagi karier dan pembangunan Pangandaran ke depan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru