BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua kamar dagang dan Indistri (Kadin) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Iwa Gartiwa mengatakan, dukungan besar masyarakat terhadap Persib Bandung berdampak luas terhadap sektor ekonomi kreatif.
Menurut Dia, euforia kemenangan Persib membawa dampak besar bagi pelaku usaha di Kota Bandung.
BACA JUGA:
Euforia Pesta Juara Persib, Petugas Evakuasi Anak Hilang dan Bobotoh Sesak Napas
Contohnya, penjualan merchandise bernuansa Persib. Mulai dari kaos, bendera hingga berbagai atribut lainnya di sebut mengalami lonjakan signifikan.
“Usaha marchendise Persib laku keras. Semoga bisa di pertahankan. Termasuk manajemen Persib lebih baik lagi ke depannya,” kata Iwa di kutip tribunjabar.id.
Iwa mengaskan, kondisi ini menunjukkan bahwa Persib Bandung bukan sekadar klub sepak bola. Namun sudah menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat yang memiliki pengaruh luas terhadap perekonomian daerah.
“Animo masyarakat sangat luar biasa. Bahkan banyak orang tua yang sejak dini sudah melibatkan anak-anak mereka dalam kecintaan terhadap Persib. Ini akan terus berlanjut hingga ke generasi berikutnya,” kata Iwa.
Dia juga mengakui suasana perayaan besar dan kemeriahan pendukung Persib sempat membuat sebagian wisatawan menunda kunjungannya ke Bandung.
Meski demikian, ia melihat hal tersebut sebagai bagian dari antusiasme besar masyarakat terhadap klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Iwa berharap, Persib terus menunjukkan prestasi dan tidak mengecewakan kecintaan masyarakat Jawa Barat yang selama ini memberikan dukungan penuh.
Sekjen Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita), Budijanto Ardiansjah mengatakan, helatan perayaan kemenangan Persib Bandung tidak secara langsung mendongkrak pariwisata.
Menurutnya, bila perayaan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga menciptakan pesan positif kepada masyarakat akan mendorong city branding.
“Jika perayaannnya berlangsung dengan lancar dan tertib bisa membuat satu pesan positif kepada masyarakat di seluruh Indonesia dan dunia bahwa Bandung selalu kondusif serta pantas menjadi kota perhelatan nasional,” ujarnya.
BACA JUGA:
Umuh Muchtar Ingin Bojan Hodak dan Pemain Stay di Persib
Dia menyebut, city branding tak berhenti pada tersohornya suatu kawasan tanpa mengedepankan aspek kondusifitas.
Pasalnya, hal tersebut merupakan hal kruasial untuk meningkatkan pariwisata di Kota Bandung.
(Bambang Fouristian)



