spot_imgspot_img
Senin 18 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tak Berkutik! Ular Sanca Agresif di Ciamis Akhirnya Masuk Karung Damkar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel piket pos Pemadam Kebakaran (Damkar) WMK Kawali berhasil menangkap dan mengamankan seekor ular sanca (Malayopython) berukuran cukup besar dan panjang. Ular tersebut menyusup ke dalam kandang ayam milik Taryana (64), seorang warga di Dusun Ciheras, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Pemilik kandang menemukan langsung ular pembelit tersebut saat sedang memangsa ayam peliharaannya. Karena didera rasa takut dan tidak memiliki keahlian untuk menangkap ular besar itu secara mandiri, Taryana segera menghubungi pos Damkar WMK Kawali untuk meminta pertolongan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Penjara, Lapas Ciamis Kini Jadi Inkubator Kreativitas Narapidana

Kasat Pol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, membenarkan adanya aduan tersebut.

“Personel piket Damkar pos WMK Kawali menerima laporan darurat dari pemilik kandang ayam pada Senin pagi sekitar pukul 07.30 WIB,” jelas Trisyanto, Senin (18/5/2026).

Begitu menerima permintaan bantuan, tim Damkar WMK Kawali langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk mengeksekusi reptil tersebut.

Posisi Ular Sempat Siap Menyerang Petugas

Trisyanto mengingatkan bahwa meskipun ular sanca tidak memiliki bisa mematikan, ukuran tubuhnya yang besar tetap membahayakan keselamatan warga dan hewan ternak di sekitar pemukiman.

Saat petugas tiba di lokasi kandang, ular tersebut langsung mengambil posisi melingkar dan siap menyerang. Sanca itu diduga merasa terganggu karena kedatangan manusia memutus aktivitasnya yang tengah melahap ayam.

Kronologi Penanganan Evakuasi di Lapangan:

  • Pukul 07.30 WIB: Petugas menerima laporan dari pemilik ternak (Taryana).
  • Pukul 07.45 WIB: Tim Damkar WMK Kawali tiba di lokasi dan melakukan pengamanan area kandang.
  • Proses Evakuasi: Petugas menggunakan tongkat penjepit khusus (snake hook/grabber) dan menghadapi perlawanan agresif dari ular.
  • Hasil Akhir: Petugas berhasil menjinakkan ular tanpa cedera, kemudian memasukkannya ke dalam karung pengaman.

“Melihat posisi ular yang siap menyerang, personel Damkar bertindak secara hati-hati dan penuh kewaspadaan. Menggunakan peralatan khusus, tim akhirnya berhasil menaklukkan ular sanca tersebut hingga tidak berkutik,” urai Trisyanto.

Guna menjaga kelestarian ekosistem sekaligus menjamin keamanan warga Cipaku, pihak Damkar tidak akan membunuh reptil tersebut. Petugas berencana melepasliarkan kembali ular sanca itu ke habitat aslinya yang berada jauh dari area pemukiman penduduk.

(Husen Mahraja)

spot_img

Berita Terbaru