SUMEDANG,FOKUSjabar.id: Pemerintah Desa Cikeruh bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang tengah mengebut pembangunan fasilitas olahraga baru di Kecamatan Jatinangor. Pekerja saat ini sedang menggarap lintasan joging (joging trek) sepanjang 360 meter yang mengitari area pinggir Lapang Sepakbola Desa Cikeruh sebagai sarana olahraga bagi masyarakat.
Manajemen Jatinangor Town Square (Jatos) turut menyokong proyek ini melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR). Kehadiran lintasan lari ini bakal memperkuat fungsi lapangan desa, sehingga tidak hanya melayani pemain sepak bola tetapi juga menjelma sebagai ruang publik yang ramah bagi aktivitas kebugaran warga.
Baca Juga: Bekasi Jadi Tuan Rumah Peringatan International Nurses Day 2026
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meninjau langsung progres fisik pembangunan tersebut, Jumat malam (15/5/2026). Dalam kunjungannya, Dony mengapresiasi tinggi kepedulian sektor swasta yang mau berkontribusi dalam pengembangan ruang publik di wilayah tatar Sumedang.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kucuran CSR dari Jatos. Kemudian kami akan menata kawasan ini secara maksimal agar masyarakat memiliki lapangan bola sekaligus lintasan joging yang nyaman. Kami juga bakal melengkapi area ini dengan fasilitas umum seperti MCK dan tempat ganti pakaian,” ujar Bupati Dony Ahmad Munir saat didampingi jajaran Forkopimcam Jatinangor dan Kepala Desa Cikeruh.
Targetkan Ruang Publik yang Estetis dan Nyaman
Dony menegaskan bahwa warga harus memanfaatkan Lapangan Desa Cikeruh secara luas, baik untuk berolahraga maupun menggelar agenda publik lainnya. Ia menginginkan tempat ini menjadi area terbuka hijau yang representatif dan ramah keluarga.
“Saya berharap tempat ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin berolahraga. Kami mohon doa dari seluruh warga supaya pekerja dapat menyelesaikan pembangunan ini dengan cepat,” tambahnya.
Rencana Pengembangan Fasilitas Lapang Desa Cikeruh:
- Fasilitas Utama: Lapangan Sepak Bola & Lintasan Joging sepanjang 360 meter.
- Fasilitas Penunjang: Toilet umum/MCK, ruang ganti pakaian, dan penataan estetika kawasan.
Proyek penataan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mempercantik tata ruang kawasan perdesaan agar lebih rapi. Dony menilai kolaborasi antara Pemkab Sumedang dan manajemen Jatos menjadi contoh nyata kemitraan strategis yang saling menguntungkan dalam pengadaan fasilitas publik.
“Model kolaborasi seperti ini terbukti mampu membangun ruang publik yang aman, nyaman, sekaligus memiliki nilai estetis bagi masyarakat,” kata Dony.
Pemerintah daerah berharap lintasan joging di Desa Cikeruh ini tidak hanya menggenjot derajat kesehatan warga, tetapi juga mengaktifkan ruang interaksi sosial antar-masyarakat. Kehadiran fasilitas pendukung yang lengkap nantinya akan mengukuhkan area ini sebagai pusat aktivitas warga Jatinangor.
(Jingga Sonjaya)


