spot_imgspot_img
Sabtu 16 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bekasi Jadi Tuan Rumah Peringatan International Nurses Day 2026

BEKASI,FOKUSJabar.id: Jajaran perawat dari berbagai daerah menghadiri peringatan International Nurses Day 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Sabtu (16/5/2026). Agenda akbar ini mempertemukan perwakilan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat guna memperkuat peran profesi keperawatan.

Tahun ini, Panitia Pusat mempercayakan Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan. Pengelola mengemas rangkaian acara secara dinamis, mulai dari seremoni pembukaan, aksi senam bersama di area Plaza Pemkab, hingga pertemuan lintas daerah yang melibatkan seluruh anggota PPNI.

Baca Juga: Rekor Ketat PSM Makassar vs Persib Warnai Laga Pekan ke-33 Super League

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, membuka secara resmi acara tersebut. Dalam pidatonya, Asep menyoroti tantangan besar sektor layanan kesehatan di Kabupaten Bekasi yang memikul beban jumlah penduduk tinggi serta status sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Asep menegaskan bahwa dinamika wilayah ini menuntut kehadiran tenaga perawat yang profesional, adaptif, humanis, dan berintegritas tinggi demi menyokong derajat kesehatan masyarakat.

“Momentum International Nurses Day 2026 harus mampu memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan organisasi profesi seperti PPNI. Langkah ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan, membangun budaya hidup sehat, serta menggencarkan edukasi preventif di tengah masyarakat,” ujar Asep.

Tuntut Peningkatan Kompetensi dan Empati

Asep mengajak seluruh perawat agar terus mengasah kompetensi secara berkala guna mengikuti perkembangan cepat ilmu pengetahuan dan teknologi medis. Kendati demikian, ia mengingatkan para tenaga kesehatan agar tetap menjaga etika pelayanan yang berbasis empati dan ketulusan.

“Perawat bukan sekadar pelaksana teknis pelayanan kesehatan. Mereka adalah sahabat masyarakat, pendamping pasien, sekaligus penguat harapan bagi warga yang sedang berjuang untuk sembuh. Karena itu, perawat benar-benar menempati posisi garda terdepan,” tambahnya.

Asep memandang kualitas mutu pelayanan kesehatan di daerah sangat bergantung pada kapasitas, kapabilitas, dan tingkat kesejahteraan para tenaga perawat itu sendiri. Dalam kesempatan yang sama, ia kemudian menyampaikan apresiasi. Kemudian juga rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi tanpa lelah seluruh perawat di Kabupaten Bekasi.

Statistik Kehadiran Peserta PPNI Jabar 2026:

Kelompok PesertaJumlah UtusanAsal Wilayah
DPK PPNI Kabupaten Bekasi338 OrangKomisariat Lokal Bekasi
DPD PPNI se-Jawa Barat126 Orang27 Kabupaten/Kota di Jabar
DPW PPNI Jawa Barat62 OrangPengurus Wilayah Provinsi

Ketua DPD PPNI Kabupaten Bekasi, Ns. LB Jaenabun, merinci setelah merampungkan senam bersama, para peserta langsung bergeser menuju Gedung Swatantra Wibawa Mukti untuk mengikuti pertemuan koordinasi.

Jaenabun merasa bangga atas tingginya antusiasme pengurus komisariat lokal maupun wilayah yang bersedia meluangkan waktu demi menyukseskan agenda persatuan perawat ini.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru