BANDUNG,FOKUSJabar.id: Berbagai aktivitas besar bakal memadati setiap sudut Kota Bandung sepanjang libur akhir pekan panjang ini. Pemerintah kota menggelar sejumlah agenda masif secara bersamaan, mulai dari kirab budaya kolosal, kejuaraan lari tingkat nasional, hingga acara nonton bareng (nobar) Persib yang siap menyedot perhatian massa.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memprediksi suasana kota akan jauh lebih ramai dari akhir pekan biasanya. Ia menyampaikan hal tersebut usai mengikuti kegiatan Kajian Dhuha di Masjid Agung Alun-alun Bandung, Sabtu (16/5/2026).
Baca Juga: Pelatih Timnas Putri Indonesia Puji Hydroplus Soccer League di Bandung
Farhan menyebut tingginya magnet wisata dan antusiasme publik mendongkrak volume pergerakan manusia di Kota Bandung hingga menembus angka jutaan.
“Bandung hari ini dipenuhi kurang lebih 3,5 juta orang,” ungkap Farhan.
Kirab Budaya Sepanjang Tiga Kilometer
Gelaran Milangkala Tatar Sunda menjadi salah satu magnet utama akhir pekan ini. Acara tersebut mengemas sebuah kirab budaya megah yang menampilkan beragam atraksi seni dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan melibatkan peserta dari luar negeri.
Farhan merinci rute iring-iringan kirab yang akan memulai perjalanan dari kawasan Kiara Artha Park. Dari titik awal tersebut, peserta bergerak menyusuri Jalan Jakarta, melintasi Jalan Supratman, dan menyudahi parade di kawasan Gedung Sate.
Pihak panitia memperkirakan panjang barisan kirab mencapai tiga kilometer dengan durasi pelaksanaan yang cukup menyita waktu.
“Kami memperkirakan panjang kirab itu sampai tiga kilometer dan akan berlangsung mulai pukul tujuh malam hingga menjelang tengah malam,” jelasnya.
Rekayasa Jalur dan Agenda Bersamaan
Mengingat potensi kepadatan kendaraan yang sangat tinggi, Pemerintah Kota Bandung mengimbau para pengendara agar menghindari ruas jalan yang menjadi jalur kirab, kecuali memiliki keperluan yang mendesak.
Namun, Farhan tetap mempersilakan warga yang ingin menikmati estetika seni untuk datang dan menonton langsung di sepanjang rute.
“Masyarakat bisa menikmati tontonan menarik di sepanjang Jalan Jakarta, Jalan Supratman, sampai Gedung Sate. Ini merupakan kirab budaya dari seluruh Indonesia, bahkan dunia,” tambahnya.
Selain pawai budaya, Kota Kembang juga menyelenggarakan kejuaraan nasional lari 10 kilometer (10K). Ajang olahraga ini merupakan bagian dari seri lomba lari maraton yang bergulir di empat kota besar di Indonesia.
Pada saat yang bersamaan, aparatur kota juga tengah bersiap mengawal lonjakan massa yang akan memadati titik-titik nobar Persib Bandung.
Jaga Kondusivitas dan Kebahagiaan Warga
Farhan berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian acara berlangsung. Ia meminta warga Bandung menyambut para tamu—termasuk sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah yang hadir—dengan sikap ramah.
“Marilah kita menjadi tuan rumah yang baik. Kita jaga bersama-sama akhir pekan ini agar Bandung tetap kondusif, aman, dan menyenangkan,” tuturnya.
Menutup keterangannya, Farhan menyelipkan imbauan khusus bagi para pendukung Persib agar tidak berlebihan dan tetap tertib jika tim kesayangan mereka memetik hasil positif. Bagi Farhan, klub sepak bola ini memiliki arti yang sangat mendalam bagi masyarakat.
“Persib itu bukan sekadar penggerak roda ekonomi. Persib adalah faktor nomor satu yang menghadirkan kebahagiaan bagi warga Bandung,” pungkas Farhan.
(Jingga Sonjaya)


