spot_imgspot_img
Rabu 13 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ular Kobra Masuk Kandang Ayam, Damkar Ciamis Lakukan Evakuasi Dramatis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari berhasil menangkap seekor ular kobra berukuran besar dengan panjang mencapai 1,5 meter. Ular berbisa tersebut sebelumnya menyelinap ke dalam kandang ayam pejantan milik Ade Herdis (47), warga Dusun Kalapaganda, Desa Kalapasawit, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan darurat dari pemilik kandang pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.

Baca Juga: 3.350 Lowongan Kerja Dibuka di Ciamis, Catat Jadwal Job Fair 2026

“Setelah mendapat informasi tersebut, personel piket Damkar Pos WMK Banjarsari langsung meluncur ke lokasi untuk memberikan bantuan,” ujar Trisyanto.

Penanganan dengan Keahlian Khusus

Petugas bergerak cepat karena menyadari tingginya risiko keberadaan ular kobra yang memiliki bisa mematikan. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan ular dalam posisi siaga dan siap menyerang.

Mengingat bahaya yang mengancam, personel Damkar menggunakan peralatan memadai dan teknik khusus untuk menjamin keamanan proses evakuasi.

“Petugas kami bekerja secara hati-hati dengan konsentrasi penuh. Akhirnya, mereka berhasil menangkap ular tersebut tanpa melukai personel maupun ular itu sendiri,” jelas Trisyanto.

Rencana Lepas Liar ke Habitat Asli

Setelah memastikan kondisi aman, petugas membawa ular kobra tersebut ke Mako Damkar Pos WMK Banjarsari untuk pengamanan sementara. Pihak Damkar berencana melepaskan kembali ular tersebut ke habitat aslinya yang jauh dari pemukiman warga.

“Kami akan melepasliarkan kobra ini ke habitat aslinya guna menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mencegah konflik kembali dengan manusia di masa depan,” pungkasnya.

Aksi sigap personel Damkar ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa tenang setelah predator berbisa tersebut berhasil dievakuasi dari lingkungan mereka.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru