CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IX di Hotel Tyara Plaza, Sabtu (11/4/2026). Forum tertinggi tingkat daerah ini menjadi pijakan strategis untuk menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan partai selama lima tahun ke depan.
Sejumlah tokoh kunci turut mengawal jalannya Muscab ini, termasuk perwakilan DPP PKB Idham Arsyad, perwakilan DPW PKB Jawa Barat Asep Syamsudin, anggota DPRD Jabar Maulana Yusuf Erwinsyah, hingga Ketua PCNU Ciamis KH. Arief Ismail Chowas. Kehadiran para petinggi ini menegaskan pentingnya konsolidasi internal PKB di wilayah Priangan Timur.
Baca Juga: Ironi Lumbung Padi Ciamis, Ribuan Hektare Sawah di Lakbok-Purwadadi Terendam Banjir Bertahun-tahun
Saat ini, bursa calon Ketua DPC PKB Ciamis periode 2026–2031 memunculkan lima nama kandidat potensial. Mereka adalah Ai Ratna Intan Solihah, Maulana Yusuf Erwinsyah, Suhendra, Dandeu Rifai Hielmy, dan Aji Rahmat.
Mekanisme Penunjukan dan Uji Kelayakan
Ketua DPC PKB Ciamis periode berjalan, Ai Ratna Intan Solihah, menjelaskan bahwa partai menerapkan mekanisme usulan dan penunjukan langsung dalam proses seleksi. Dari lima kandidat yang ada, DPP menunjuk empat nama, sementara satu nama lainnya merupakan usulan murni dari pengurus daerah.
Seluruh bakal calon wajib mengikuti tahapan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) yang diselenggarakan oleh DPW dan DPP PKB. Proses pengujian ini akan menjadi dasar bagi pusat untuk menetapkan sosok yang paling layak memimpin PKB Ciamis.
“DPP dan DPW akan menilai kandidat berdasarkan kriteria tertentu sebelum akhirnya menetapkan ketua terpilih,” jelas Ai Ratna.
Penekanan pada Pelayanan Masyarakat
Perwakilan DPP PKB, Idham Arsyad, memberikan apresiasi atas kinerja DPC PKB Ciamis. Selama periode kepemimpinan Ai Ratna yang dinilai menunjukkan keberpihakan nyata kepada warga. Namun, ia mengingatkan agar jajaran pengurus tidak cepat berpuas diri di tengah dinamika global yang menantang.
Idham menegaskan, kekuatan partai tidak hanya terletak pada jumlah kader, melainkan pada sejauh mana manfaat PKB dirasakan langsung oleh rakyat. Ia menuntut pengurus periode mendatang untuk lebih responsif terhadap berbagai persoalan sosial di Kabupaten Ciamis.
“Perjuangan kita adalah untuk kepentingan rakyat. PKB harus hadir dan melayani secara nyata di tengah masyarakat,” tegas Idham.
Idham juga menyebut bahwa pelaksanaan Muscab serentak di berbagai daerah bertujuan untuk memicu gairah konsolidasi dan memperkuat persatuan internal. Menurutnya, organisasi yang solid menjadi kunci utama keberhasilan partai dalam menghadapi tantangan politik di masa depan.
(Mia)



