spot_imgspot_img
Sabtu 11 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkot Bandung Fasilitasi Pemeriksaan Medis Satwa Bandung Zoo Bersama Tim Veteriner Vantara India

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memfasilitasi pemeriksaan kesehatan sekaligus evaluasi kesejahteraan satwa (animal welfare) di Bandung Zoo, Jumat (10/4/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 11 April ini melibatkan tim veteriner ahli dengan dukungan mitra internasional asal India, Vantara.

Aksi kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh koleksi satwa melalui praktik terbaik internasional. Tim veteriner menjalankan serangkaian tahapan medis mulai dari pendataan inventaris secara komprehensif, pemindaian kesehatan (screening), tes cepat penyakit tertentu, pemberian vaksin, hingga pemeriksaan parasit melalui sampel feses.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Apresiasi Peran Sesko TNI dalam Mencetak Pemimpin Level Internasional

Selain aspek medis, tim evaluasi juga menilai fasilitas dan sistem pengelolaan kebun binatang. Penilaian tersebut mengacu pada standar global dari Southeast Asian Zoos and Aquariums Association (SEAZA) serta organisasi Wild Welfare.

Kolaborasi Konservasi Tingkat Dunia

Keterlibatan Vantara India dalam agenda ini membawa rekam jejak kuat di bidang konservasi. Sebelumnya, lembaga tersebut telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kehutanan RI, termasuk dalam menangani virus mematikan pada gajah Sumatera dan rencana revitalisasi rumah sakit gajah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa kehadiran mitra internasional memberikan nilai tambah yang signifikan bagi proses evaluasi di Bandung Zoo.

“Kami memfasilitasi kegiatan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin satwa mendapatkan penanganan kesehatan yang layak. Pengalaman internasional Vantara sangat membantu kami melakukan pemeriksaan yang komprehensif sesuai standar global,” ujar Farhan.

Referensi Pembenahan Masa Depan

Farhan memastikan hasil evaluasi ini akan menjadi referensi utama bagi pemerintah dalam membenahi pengelolaan Bandung Zoo ke depan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup satwa dan sistem perawatan medis yang lebih modern.

Dewan Pengawas Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI), Danny Gunalen, menyambut positif langkah Pemkot Bandung tersebut. Menurutnya, kolaborasi internasional merupakan peluang emas untuk memperkuat penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan kebun binatang di Indonesia.

“Langkah ini sangat penting agar fungsi konservasi, edukasi, dan kesejahteraan satwa di kebun binatang dapat berjalan secara optimal,” tegas Danny.

Hasil pemeriksaan medis dan analisis kondisi satwa ini nantinya akan tertuang dalam laporan komprehensif. Dokumen tersebut akan memuat berbagai rekomendasi teknis untuk meningkatkan standar kesejahteraan satwa sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan Bandung Zoo yang lebih profesional.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru