spot_imgspot_img
Senin 23 Februari 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wayang Warnai Musrenbang Tasikmalaya, Budaya Jadi Arah Baru Pembangunan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Suasana berbeda terasa di Gedung Creative Center Dadaha, Senin (23/2/2026). Forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang biasanya berjalan formal, kali ini tampil jauh lebih segar dan atraktif.

Inovasi tersebut datang dari Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata Kota Tasikmalaya (Disporabudpar) yang memilih menyampaikan gagasan pembangunan melalui pertunjukan wayang. Konsep ini sukses mencuri perhatian peserta Musrenbang RKPD 2027.

Baca Juga: Gerimis Tak Surutkan Semangat, Kodim 0612 Tasikmalaya Bagikan 1.000 Takjil

Wayang Jadi Media Konsolidasi Pembangunan

Puncak acara terjadi saat Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dedi Mulyana, bersama Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, naik ke atas panggung. Keduanya tidak menyampaikan sambutan dari balik podium, melainkan memainkan tokoh wayang yang menyerupai karakter mereka masing-masing.

Melalui adegan dialog wayang, Disporabudpar menyampaikan pesan pembangunan yang berpijak pada konsep Creative Culture. Pendekatan ini bertujuan menyelaraskan visi pembangunan Kota Tasikmalaya dengan pelestarian budaya lokal yang terkemas secara modern.

“Musrenbang bukan sekadar agenda seremonial. Forum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk merumuskan masa depan Kota Tasikmalaya dengan pendekatan yang lebih segar dan membumi,” ujar Dedi Mulyana.

Budaya Tak Lagi Sekadar Simbol

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, memberikan apresiasi atas terobosan tersebut. Kemudian ia menilai penggabungan agenda birokrasi dengan pertunjukan budaya sebagai langkah berani yang jarang muncul dalam forum perencanaan pembangunan.

Dalam pesannya, Diky menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi lintas instansi. Ia juga menegaskan bahwa budaya memiliki nilai ekonomi strategis.

“Budaya bukan hanya hiburan. Dengan perencanaan yang jelas, budaya bisa menjadi penggerak ekonomi kreatif dan sumber kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Luncurkan 181 Event Cowet 2026

Tak berhenti pada pertunjukan wayang, forum Musrenbang ini juga menjadi momentum peluncuran resmi 181 Event Cowet 2026. Rancangan program tersebut untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata kemudian sekaligus mempromosikan potensi lokal Kota Tasikmalaya ke tingkat regional dan nasional.

Melalui rangkaian acara ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya menegaskan pesan bahwa inovasi pembangunan tidak harus meninggalkan identitas. Justru dengan menjadikan budaya sebagai fondasi, kemudian arah pembangunan kota harapannya melaju lebih kuat dan berkelanjutan.

(Abdul)

spot_img

Berita Terbaru