spot_img
Rabu 14 Januari 2026
spot_img

Jamkrida Jabar Gandeng BPR Karya Utama Jamin Kredit Pekerja Migran

BANDUNG, FOKUSJabar.id: PT. Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Barat menjalin kerja sama dengan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Karya Utama Jabar. Dalam skema penjaminan kredit konsumtif bagi pekerja migran Indonesia di Jawa Barat.

Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antar BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pembiayaan sektor ketenagakerjaan.

Direktur Utama PT. Jamkrida Jabar, Bobby Cahyadi mengatakan, bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis. Dalam mengembangkan perekonomian Jawa Barat melalui dukungan pembiayaan bagi pekerja migran.

Baca Juga: Perluas Inklusi Keuangan Digital, bank bjb Gandeng Platform Fintech Duluin

“Kerja sama Jamkrida Jabar dengan BPR Karya Utama ini merupakan bentuk sinergi BUMD Pemprov Jabar. Kami mendukung pembiayaan pekerja migran Indonesia,” kata Bobby usai penandatanganan naskah perjanjian kerjasama. Di Kantor Biro BUMD Jalan Sangkuriang Kota Bandung Rabu (14/1/2026).

Menurut Boby, bahwa, pekerja migran Indonesia berkontribusi terhadap perekonomian, karena mereka merupakan pahlawan devisa.

Bobby berharap, melalui skema penjaminan kredit ini dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran sekaligus memperkuat peran BUMD dalam pembangunan daerah.

“Harapannya kerja sama ini bisa menekan pengangguran dan menjadi kolaborasi yang saling menguntungkan antar BUMD,”ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT BPR Karya Utama Jabar, Mohamad Noor Rahman menyampaikan. Bahwa kerja sama dengan Jamkrida Jabar menjadi bagian penting dari mitigasi risiko dalam penyaluran pembiayaan. Khususnya bagi calon tenaga kerja migran.

“Bagi BPR Karya Utama Jabar, ini adalah bentuk kolaborasi BUMD sekaligus mitigasi risiko. Ketika membiayai tenaga kerja migran, yang saat ini fokusnya ke Jepang,” kata Noor Rahman.

Menurutnya, pembiayaan dilakukan dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang sehat dan kredibel. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas calon debitur serta menjaga prinsip kehati-hatian perbankan.

“Ini baru pertama kami lakukan. Kami ingin membantu calon pekerja migran yang akan berangkat ke Jepang dan nantinya memberikan devisa bagi Jawa Barat,” katanya.

Meski saat ini masih berfokus pada Jepang, Noor Rahman membuka peluang ekspansi ke negara lain. BPR Karya Utama Jabar juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Untuk menjajaki peluang pembiayaan pekerja migran ke berbagai negara tujuan.

“Kami tetap membuka kesempatan kerja sama dengan lembaga lain dan negara tujuan lain. Sesuai dengan informasi dan kebutuhan tenaga kerja migran,” ujarnya.

Sambut Baik Kerja Sama

Sementara itu, Kepala Biro BUMD Investasi dan Administrasi Pembangunan, Deny Hermawan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut.

“Pemprov Jabar menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antar BUMD. Yakni Jamkrida Jabar dan BPR Karya Utama Jabar,”ujar Deny.

Baca Juga: Transparansi Berbuah Apresiasi, bank bjb Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

Deny menilai kedua BUMD tersebut menunjukkan kinerja yang positif sepanjang 2025. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat daya tumbuh masing-masing perusahaan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi perekonomian daerah.

“Sinergi ini sangat bermanfaat, terutama dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran, meningkatkan devisa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat,”ungkapnya.

Deny berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh kolaborasi BUMD dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat. Dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat.

“BUMD-BUMD ini mampu menjadi satu ekosistem yang kuat menggerakkan perekonomian memberikan layanan kepada masyarakat. Dan memberikan PAD kepada Pemprov Jabar dan
nantinya akan digunakan untuk pembangunan Jawa Barat,”ungkapnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru