spot_imgspot_img
Rabu 13 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

FGD Pentahlix, Telkom University Dorong Kompetensi Media Digital bagi Pelaku UMKM

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dosen-dosen Telkom University sukses menggelar kegiatan Pelatihan Komunikasi Digital Bisnis bagi UMKM Kabupaten Bandung pada tanggal 11, 16, 17, dan 18 Desember 2024 lalu.

Acara puncak diisi dengan kegiatan FGD Pentahelix guna merumuskan strategi bersama antara akademisi, instansi pemerintah, pelaku UMKM, media, dan praktisi dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam melakukan adaptasi digital, pada Kamis, 19 Desember 2024, di Hotel Sari Ater Kamboti, Bandung. 

Sebagai informasi, dalam menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, digitalisasi menjadi elemen kunci untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di era globalisasi ekonomi. 

BACA JUGA: Metro Jabar Resmi Re-branding BRT “Metro Jabar Trans”

Sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Pemerintah Indonesia menargetkan peningkatan jumlah pelaku industri kreatif yang difasilitasi teknologi informasi dan komunikasi dari 8.300 pada tahun 2019 menjadi 43.000 pada tahun 2023. 

Target ambisius ini membutuhkan dukungan kompetensi digital yang kuat dari setiap pelaku industri kreatif, termasuk UMKM.

Berdasarkan hasil diskusi, terdapat empat pilar kompetensi untuk UMKM yang unggul, yaitu kompetensi diri (membangun karakter unggul yang siap menghadapi tantangan global), kompetensi manajemen (pengelolaan bisnis yang kuat untuk bersaing di pasar global). 

Kemudian kompetensi media digital (adaptasi terhadap tantangan revolusi industri 4.0), dan kompetensi komunikasi pemasaran digital (strategi menciptakan nilai tambah produk UMKM).

Aam Amzad sebagai perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat menyambut hangat inisiatif ini dan menekankan pentingnya mendorong kemajuan UMKM di Jawa Barat. 

“Perlunya keterlibatan sekolah agar lebih memahami ranah bisnis,” kata Aam.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan diskusi juga membahas kontribusi media, perbankan, dan industri dalam mendukung literasi digital dan finansial UMKM. Perwakilan dari media menyoroti pentingnya peran digitalisasi dalam memberikan dampak luas pada berbagai bidang, termasuk UMKM.

Akademisi dan praktisi menekankan perlunya klasterisasi untuk memetakan kebutuhan spesifik UMKM, sehingga pelatihan dan pendampingan dapat dilakukan secara efektif.

BACA JUGA: Komisaris Telkom: Mahasiswa Kunci Perubahan Menuju PembangunanBerkelanjutan

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah UMKM yang memiliki daya saing digital, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan mendorong inovasi produk serta strategi pemasaran.

Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini mencakup pengembangan program berkelanjutan, peningkatan literasi digital, dan pelibatan semua pihak dalam mendukung keberlanjutan UMKM.

(Arif/Anthika Asmara)

spot_img

Berita Terbaru