spot_img
Rabu 4 Februari 2026
spot_img

Tim Panahan Jabar Hanya Loloskan 16 Atlet ke PON XX/2020

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Tim panahan Jawa Barat berhasil meloloskan 16 orang atlet ke PON XX tahun 2020 di Papua.

Hal itu dilihat dari hasil babak kualifikasi yang digelar di DKI Jakarta, 22-29 September 2019 lalu. Pada babak kualifikasi tersebut, tim panahan Jabar mengirimkan sebanyak 18 orang atlet.

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jawa Barat Ryan Agung Hendriyana mengatakan, pencapaian tim panahan Jabar di babak kualifikasi PON XX sudah sesuai target, yakni meloloskan atlet sebanyak mungkin.

Namun hasil tersebut masih belum sesuai harapan karena dua atlet gagal tampil pada PON XX di Papua sehingga Jabar tidak bisa mengirim full tim.

“Dua atlet kita gagal ke PON XX yakni di nomor nasional putri. Jadi Jabar hanya bisa mengikuti 14 nomor pertandingan dari 15 nomor yang dipertandingkan di cabang olahraga panahan PON XX,” kata Ryan di sekretariat Perpani Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Jumat (4/10/2019).

Ke-15 nomor yang dipertandingkan di PON XX, yakni nomor perorangan dan beregu putra maupun putri serta nomor campuran atau mix. Ketiganya digelar di tiga klasifikasi, yakni ronde nasional, ronde FITA recurve, dan ronde FITA compound.

“Jabar tidak bisa ikut berlaga di nomor beregu ronde nasional putri karena jumlah atlet kurang. Untuk nomor beregu diisi tiga atlet sedangkan Jabar hanya meloloskan satu atlet saja di ronde nasional putri,” kata dia.

Kelolosan atlet di babak kualifikasi PON XX cabang olahraga panahan, diatur berdasarkan by number. Artinya, kelolosan atlet dari setiap provinsi ditentukan berdasarkan jumlah nomor yang dipertandingkan di babak kualifikasi PON XX.

Sedangkan untuk kuota atlet di cabor panahan yang diperebutkan pada babak kualifikasi PON XX sebanyak 138 orang. Jumlah tersebut di luar atlet asal Papua yang sudah memastikan diri tampil di PON XX/2020.

“Dari total 138 atlet tersebut, Jatim menjadi yang terbanyak dengan meloloskan full tim, yakni 18 atlet dan tampil di 15 nomor pertandingan. Lalu diikuti DKI Jakarta yang meloloskan 17 atlet, lalu Jabar dan DI Yogyakarta yang meloloskan 16 orang atlet. Pada babak kualifikasi PON XX kemarin, tidak dihitung hasil raihan medali tapi lebih kepada kelolosan atlet di PON XX,” kata dia.

(Ageng/LIN)

spot_img

Berita Terbaru