BANDUNG, FOKUSJabar.id: Tim Hoki Indoor putri Jawa Barat gagal mencapai target pada kualifikasi PON 2020 yang selesai digelar di GOR Tenis Meja, ITB, Jatinangor, Minggu (1/9/2019) lalu.
Faktor mental bertanding menjadi sorotan utama evaluasi Nur’aini Sugiarti dan kolega.
” Target awal kita di kualifikasi PON 2020 kemarin, mencapai babak final. Namun kita terpeleset di babak semifinal oleh Sumatera Utara,” ujar pelatih tim hoki indoor putri Jabar, Chandra Irawan saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (3/9/2019).
Keberhasilan menjadi juara pool dengan rekor tidak terkalahkan dan berhasil mengalahkan pesaing utama, Jateng, diakui Chandra menjadi Nur’aini Sugiarti dan kolega berada di atas angin. Kondisi tersebut membuatnya menganggap remeh lawan di babak semifinal yakni Sumut.
” Ditambah di setiap ujicoba, Sumut selalu kalah oleh Jabar. Tapi di babak semifinal, kita justru kecolongan sehingga membuat psikologi atlet langsung drop dan sulit untuk bangkit,” tambahnya.
Kekalahan atas Sumut di laga semifinal, diakui Chandra menjadi pengalaman berharga bagi Nur’aini Sugiarti dkk. Gagal mencapai target final di kualifikasi PON 2020 menjadi tim putri harus lebih mawas diri.
” Kita bisa mengambil hikmah dari kegagalan mencapai target di kualifikasi. Banyak yang harus dibenahi untuk PON XX. Salah satunya adaptasi dengan gaya permainan lawan yang baru ditemui, tapi yang paling penting pembenahan dari sisi mental bertanding,” tegasnya.
(ageng/bam’s)


