spot_imgspot_img
Minggu 17 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Indramayu Raih Medali Emas Sepakbola Porda XIII Jabar

BOGOR, FOKUSJabar.idKabupaten Indramayu menjadi yang terbaik dan meraih medali emas di Cabang Olahraga (Cabor) Sepakbola Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jabar tahun 2018.
Di babak final yang di gelar di stadion Persikabo, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (14/10/2018), Indramayu mengalahkan Kota Bandung melalui drama adu penalti 4-3 (1-1).
Meski tampil dominan di sepanjang laga, namun pemain Kota Bandung kesulitan menembus pertahanan kokoh Kabupaten Indramayu.
Bahkan Indramayu justru unggul lebih dulu melalui Dhani Krismianto pada menit 31 memanfaatkan kemelut di muka gawang Kota Bandung yang di jaga Bayu Ali Aqra.
Kota Bandung pun berupaya mengejar ketertinggalan mereka dengan semakin menggencarkan serangan. Namun hingga babak pertama usai, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Kabupaten Indramayu tetap bertahan.
Di 45 menit babak kedua, Indramayu tetap menerapkan pola permainan bertahan dengan mengandalkan pemain depan mereka Yogi Hartono melalui serangan balik.
Begitu pun halnya Kota Bandung yang terus berupaya merobek gawang Indramayu dengan serangan dari kedua pemain sayap.
Meski beberapa kali umpan dari sayap kiri maupun kanan pertahanan di lancarkan Kota Bandung, namun beberapa kali pula berhasil di mentahkan pemain bertahan Indramayu.
Usaha keras anak asuhan Yadi Mulyadi baru membuahkan hasil pada menit 88 setelah Hadi Ramdhan Isnanto menggetakan jala gawang Indramayu yang di kawal Suryana.
Gol yang di cetak Hadi pun membuat kedudukan antara Indramayu versus Kota Bandung imbang 1-1. Alhasil, laga final sepakbola Porda XIII Jabar pun harus di lanjutkan melalui perpanjangan waktu 2×15 menit.
‎Namun hingga babak perpanjangan waktu 2×15 menit usai, tidak ada satu gol pun yang tercipta. Baik bagi Kota Bandung maupun Indramayu.
Pemenang dari laga final sepakbola Porda XIII Jabart pun harus di tentukan melalui drama adu penalti.
Pada adu penalti, Kota Bandung yang menjadi penendang pertama mengutus lima penendang dengan urutan Pian Hadiansyah, Rizki Hidayat, Jeni Jatnika, Iqmal Nursamsu, dan M Ardhi Hamdani.
Sedangkan Indramayu mengutus Adi Antono, M Zihad Azhar Hakim, Irfan Maulana, Iwan Sugandi, dan Muhamad Firdaus.
Dari lima penendang, dua orang penendang penalti dari Kota Bandung ‎yakni Rizki Hidayat dan M Ardhi Hamdani gagal menyarangkan bola setelah berhasil di tahan penjaga gawang Indramayu, Suryana.
Sementara itu, keempat penandang dari Indramayu sukses menyarangkan si kulit bundar dengan sempurna. Sehingga kedudukan menjadi 4-3 bagi Indramayu sekaligus memastikan medali emas sepakbola Porda XIII Jabar.
Pelatih Indramayu, M Yudhiantara mengaku, kita beruntung bisa memenangkan pertandingan final ini karena pemain Kota Bandung sebenarnya lebih unggul. Bahkan di sepanjang laga, Kota Bandung terus mengurung pertahanan kita.
“Beberapa peluang pun berhasil di mentahkan anak-anak yang bermain sabar dan disiplin. Di babak penalti, keberuntungan kita lebih baik di banding Kota Bandung dan kiper kita bisa menahan dua tendangan penalti. Sebelum babak final, kita menjalani laga perpanjangan waktu dan penalti yang berhasil kita menangkan,” ujar Yudhiantara.
Pelatih Sepakbola Kota Bandung, Yadi Mulyadi mengakui kekalahan timnya di babak final dari Indramayu meski menguasai pertandingan sepanjang laga. Dirinya pun mengapresiasi kerja keras dan semangat para pemainnya.
“Kita akui kekalahan kita meski kepemimpinan wasit di laga ini sangat buruk. Tapi bagaimanapun juga ini hasil pertandingan yang tidak bisa di ubah. Kemenangan Indramayu pun lebih karena faktor keberuntungan. Kalau kegagalan penendang, ya itu tadi, semua lebih kepada faktor keberuntungan,” tegas Yadi.
(ageng/bam’s)
spot_img

Berita Terbaru