TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Program Transmigrasi yang digagas Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya sejak tiga tahun terakhir ini disambut positif masyarakat Kota Tasikmalaya.
Setidaknya sudah puluhan keluarga yang memanfaatkan program ini dan berhasil membangun kehidupan ekonomi keluarga lebih baik di daerah transmigrasi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Tasikmalaya Rahmat Mahmuda mengatakan, keluarga yang mengikuti program transmigrasi mampu merubah kehidupan ekonomi keluarganya yang lebih sejahtera.
”Tercatat ada 20 keluarga yang ikut program transmigrasi ke Kab.Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan dan Kab.Luwuk Provinsi Sulteng,”ungkap Mahmuda Jum’at (31/08).
BACA JUGA:
Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour
“Sekarang kondisi ekonominya sudah meningkat, mereka lebih maju dibanding sebelum berangkat, diketahui sebelumnya tidak bekerja, tidak mempunyai penghasilan tetap, alhamdulillah sekarang mereka sudah cukup sejahtera di transmigrasi,”tutur Rahmat.
Program transmigrasi merupakan program turunan dari pemerintah pusat. Dia menyebut, Pemerintah Kabupaten Soppeng bakal membuka keran transmigrasi bagi 200 keluarga dari seluruh Indonesia tahun depan.
Sehingga kesempatan lebih banyak dan terbuka bagi keluarga di Kota Tasikmalaya untuk ikut program transmigrasi ini.
”Untuk ikut transmigrasi mereka dari keluarga tidak punya pekerjaan, tidak berpenghasilan, mau bekerja keras serta, berusia dibawah 30 tahun, sudah berkeluarga dan yang penting kondisi fisik yang sehat, sekarang ini pola transmigrasi menuju wirausaha,” pungkasnya.
(Seda)



