spot_imgspot_img
Selasa 27 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkot Bandung Gelar Lomba Toilet Bersih

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar Lomba Toilet Bersih 2026 bagi sekolah negeri jenjang SD dan SMP. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap kebersihan, kesehatan, serta kelayakan fasilitas sanitasi yang ramah anak dan inklusif.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden yang kemudian ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Kota Bandung melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kondisi toilet dapat mencerminkan budaya kebersihan sekaligus karakter warga sekolah dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga: KBB Diterjang Hujan Angin, Rumah dan Masjid di Padalarang Rusak

“Toilet sekolah sebagai cerminan utama budaya mutu dan karakter sebuah sekolah. Hal tersebut bisa memperlihatkan cara warga sekolah menghargai kebersihan lingkungan, terutama toilet,” kata Farhan, Selasa (27/10/2026).

Farhan mengungkapkan, masih terdapat sejumlah toilet sekolah yang kondisinya perlu mendapat perhatian. Selain kebersihan dan kelayakan fasilitas, aspek keamanan, kenyamanan, serta aksesibilitas bagi anak juga perlu ditingkatkan.

Melalui lomba tersebut, Pemkot Bandung berharap seluruh warga sekolah terlibat aktif dalam membenahi dan merawat fasilitas sanitasi yang digunakan sehari-hari.

“Dengan adanya lomba toilet bersih ini, diharapkan semua pihak beberes. Meningkatkan kesadaran warga sekolah dalam menjaga kebersihan dan kelayakan fasilitas sekolah yang memang betul-betul digunakan sehari-hari oleh warga sekolah,” ucapnya.

Bukan Sekedar Kompetisi

Farhan menegaskan, lomba toilet bersih bukan sekadar kompetisi untuk menentukan sekolah dengan toilet paling bersih. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan untuk membangun kebiasaan hidup bersih sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.

Menurutnya, toilet juga dapat menjadi sarana edukasi PHBS, termasuk mendorong terciptanya fasilitas sanitasi yang ramah anak dan dapat diakses secara inklusif.

Pelaksanaan Lomba Toilet Bersih 2026 dimulai dengan sosialisasi pada 6 Oktober. Selanjutnya, sekolah diberi waktu untuk melakukan pembenahan secara mandiri pada 7–21 Oktober 2026.

Adapun proses penilaian berlangsung pada 22 Oktober hingga 8 November 2026.

Kriteria penilaian meliputi kebersihan, kesehatan, kelengkapan sarana dan prasarana, keamanan dan kenyamanan, inklusivitas, otomatisasi budaya dan partisipasi, estetika, serta inovasi dan edukasi.

Baca Juga: Poprov Jabar 2026, Farhan: Bandung Juara

Farhan pun mengajak seluruh warga SD dan SMP negeri di Kota Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Farhan berharap, upaya pembenahan toilet dapat menjadi bagian dari budaya gotong royong dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.

“Saya minta kepada seluruh warga SD dan SMP Negeri untuk mengikuti lomba toilet bersih ini. Mari kita sama-sama bergotong royong mewujudkan lingkungan yang bersih,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru