CIAMIS,FOKUSJabar.id: Suasana penuh kehangatan mewarnai Puncak Ritual Adat Merlawu di Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Ratusan warga langsung menggelar aksi makan bersama setelah menuntaskan doa bersama dan ziarah di Makam Syeh Padamatan.
Warga menyantap aneka bekal makanan dan minuman yang mereka bawa dari rumah masing-masing.
Baca Juga: Jembatan Perintis Garuda Ciamis Resmi Beroperasi, Hubungkan Sidaharja dan Kutawaringin
Tidak hanya menikmati hidangan bersama keluarga, warga juga saling bertukar lauk pauk dengan tetangga di sekitar tempat acara.
Rela Pulang Kampung Demi Menjaga Silaturahmi
Pemerintah Desa Wanasigra mengemas agenda adat ini dengan menjunjung tinggi nilai keakraban. Momentum ini bahkan sanggup menyedot perhatian para perantau untuk kembali ke tanah kelahiran.
“Saat momen Merlawu warga yang ada di perantauan sengaja pulang ke kampung halamannya untuk mengikuti kegiatan ini,” kata Kepala Desa Wanasigra Yudi Wahyudi, Jumat (28/8/2026).
Yudi mengungkapkan bahwa daya tarik upacara adat Merlawu setara dengan perayaan hari raya keagamaan bagi masyarakat setempat.
“Bagi warga di sini Merlawuh seperti hari Lebaran Idul Fitri, jadi mereka pada pulang kampung,” ucapnya.
Tradisi Pengikat Tali Persaudaraan
Antusiasme tinggi juga terpancar dari raut wajah para peserta ritual. Dede (51), salah seorang warga, mengaku selalu meluangkan waktu agar bisa hadir langsung bersama jajaran keluarganya.
Bagi Dede, acara tahunan ini menjadi wadah krusial untuk mempererat tali silaturahmi antarsesama warga desa.
“Alhamdulillah saya dan keluarga dalam kegiatan Merlawu ini bisa datang mengikuti prosesi adat di sini,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



