CIAMIS,FOKUSJabar.id: Universitas Galuh (Unigal) Ciamis resmi menetapkan jajaran pimpinan baru untuk masa bakti 2026–2030. Rektorat melantik sebanyak 11 pejabat di Gedung Teater Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) yang baru berdiri pada Selasa (11/8/2026).
Pelantikan ini menandai langkah penguatan struktur kepemimpinan sekaligus memuluskan program pengembangan institusi selama empat tahun ke depan.
Baca Juga: Kehilangan Rumah dan Alat Kerja akibat Kebakaran, 4 Keluarga di Ciamis Terima Bantuan Rp32,5 Juta
Deretan pejabat yang mengucap sumpah jabatan mencakup dua Wakil Rektor, Kepala IPMA, Ketua LPPM, serta tujuh Dekan di lingkungan Universitas Galuh.
Pengelola posisi kunci kampus menempatkan Dr. Yeni Wijayanti sebagai Wakil Rektor I dan Dr. Rizka Andhika Putra sebagai Wakil Rektor II. Sementara itu, Dr. Bdn. Widya Maya N. memimpin IPMA dan Dr. Ai Tusi Fatimah memegang tongkat kepemimpinan LPPM.
Untuk jajaran fakultas, Dr. Ida Nuraida menjabat Dekan FKIP, Dr. Hj. Dewi Mulyanti memimpin Fakultas Hukum, dan Dr. Nana Darna mengomandani Fakultas Ekonomi. Selanjutnya, Dr. drh. Agus Yuniarwan I. memimpin Fakultas Pertanian, Dr. Kiki Endah menjabat Dekan FISIP, Ir. Yanti Defiana mengomandani Fakultas Teknik, serta Dini Nurbaeti Zen memimpin Fakultas Ilmu Kesehatan.
Kepala BPMBIK Universitas Galuh, Bdn. Ririn Lestari, meyakini momen pelantikan ini sanggup mempererat sinergi antarpimpinan kampus.
“Pelantikan pimpinan Universitas Galuh untuk periode 2026–2030 merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan tata kelola institusi,” ujar Ririn.
Ia mendorong para pejabat baru agar membangun pola kepemimpinan kolaboratif demi meningkatkan mutu layanan pendidikan tinggi.
“Selain penguatan organisasi, perhatian juga diarahkan pada peningkatan kualitas akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia,” tuturnya.
Resmikan Gedung Teater FIKES untuk Dukung Ekosistem Akademik
Pada momen berharga ini, Universitas Galuh turut meresmikan Gedung Teater Fakultas Ilmu Kesehatan. Fasilitas baru ini siap menunjang pelbagai aktivitas akademis, mulai dari perkuliahan, seminar, forum ilmiah, hingga ajang kreasi mahasiswa.
Ririn menegaskan, pengurus universitas harus menyelaraskan penguatan organisasi dengan penyediaan fasilitas penunjang yang memadai.
“Penguatan kelembagaan dan pembangunan fasilitas harus berjalan bersama. Kepemimpinan yang kuat membutuhkan dukungan ekosistem akademik yang baik,” katanya.
Melalui kehadiran jajaran pimpinan baru dan fasilitas penunjang yang kian lengkap, Universitas Galuh optimistis sanggup mencetak daya saing tinggi di kancah nasional maupun global.
(Mia)



