BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terus memberikan penanganan medis intensif kepada Kenji, korban aksi pembegalan di kawasan Arcamanik.
Kenji menjadi korban kejahatan begal (4/7/2026) lalu. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan Kenji menderita luka serius hingga membutuhkan rangkaian tindakan operasi.
Farhan menjelaskan bahwa tim medis RSHS sedang mempersiapkan operasi lanjutan demi memulihkan kondisi kesehatan Kenji secara menyeluruh.
“Kenji sekarang harus dioperasi lagi. Sebelumnya sudah pernah operasi, kan ada beberapa operasi lanjutan,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (27/7/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menggalang koordinasi intensif dengan jajaran direksi RSHS. Langkah ini bertujuan untuk menjamin seluruh tahapan pengobatan korban berjalan secara optimal.
“Untuk penanganan Kenji, bekerja sama dengan RSHS, saya sudah bicara langsung juga dengan para direksi RSHS,” katanya.
Simpati dan Bantuan dari Dermawan untuk Kesembuhan Kenji
Di samping upaya penanganan medis, gelombang simpati dan dukungan masyarakat terus berdatangan. Sejumlah dermawan menyalurkan bantuan finansial maupun moril guna meringankan beban pemulihan Kenji.
“Mulai banyak bantuan-bantuan dari para dermawan, alhamdulillah,” ucapnya.
Farhan menegaskan komitmen Pemkot Bandung untuk terus mengawal setiap proses pengobatan korban, terutama saat memasuki tahapan kuratif berikutnya.
“Kami akan memastikan bahwa penanganan Kenji yang memasuki fase kedua pengoperasian itu berjalan dengan baik dan memberikan manfaat serta kesehatan yang paripurna untuk Kenji,” katanya.
Mengenai aspek hukum, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung melalui tim Resmob tengah menangani dan mengusut tuntas peristiwa pembegalan tersebut.
“Penanganan kasus dan pendalamannya sudah dilakukan oleh Satuan Reskrim Polrestabes Kota Bandung, khususnya Resmob,” ujarnya.
Pemkot Bandung senantiasa membangun komunikasi aktif dengan pihak kepolisian untuk memantau setiap progres penyelidikan di lapangan.
“Kami berkoordinasi untuk mengetahui perkembangannya karena masih dalam pendalaman. Sementara yang kami fokuskan adalah penanganan Kenji sebagai korban,” ungkapnya.
Saat ini Kenji masih berada dalam perawatan medis RSHS. Kedua orang tua korban yang semula bermukim di luar kota kini telah tiba dan menetap sementara di Bandung untuk mendampingi sang anak secara penuh.
“Sebelum itu, orang tuanya kan tidak tinggal di Bandung, tapi sekarang sedang jaga di Bandung,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)



