BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dimas Drajad menyampaikan perpisahannya kepada Persib Bandung melalui akun media sosial Instagram miliknya.
Dimas Drajad mengaku terkesan dalam kariernya sebagai pesepakbola profesional bisa bergabung dengan skuad Maung Bandung.
BACA JUGA:
Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal PSGC Ciamis Jadi Tim Satelit Persib
Menurutnya, sejak pertama kali bergabung dengan Persib Bandung ia mendapat sambutan yang luar biasa dari Bobotoh. Hal itu membuatnya merasa takjub.
Seperti di ketahui, Persib merekrut Dimas Drajad untuk menambah kekuatan di lini depan guna mengarungi musim 2024/2025.
“Setiap perjalanan pasti memiliki awal dan akhir,” kata Dimas Drajad mengawali pesannya di akun Instagram.
“Awal yang indah saya bisa menginjakkan di kota Bandung dan di sambut hangat Bobotoh,” Dia menambahkan.
Sebagai pesepakbola profesional, Dimas Drajad merasa bangga bisa bergabung dengan skuad Maung Bandung dan turut merasakan gelar juara di musim 2024/2025.
“Sebuah kehormatan buat saya bisa bergabung di tim besar Persib Bandung meraih satu bintang bersama,” ungkapnya.
Persib Bandung melepas Dimas ke Malut United dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025/2026.
Usai berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026, Dimas Drajad pamit dan mengucapkan terima kasih kepada Persib.
“Dari pribadi mohon maaf jika saya mempunyai kesalahaan. So proud to be a part of it, Saya pamit untuk melanjutkan perjalanan berikutnya. Haturnuhun. @persib,” pungkasnya.
Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Persib Bandung mengumumkan perpisahan resmi dengan striker asal Prancis, Andrew Jung.
BACA JUGA:
Pelatih Persib Ungkap Alasan Rekrut Gabriel Mutombo
Andrew Jung tidak akan lagi memperkuat skuad Maung Bandung pada musim depan.
Andrew Jung sebenarnya masih mengantongi sisa kontrak hingga tahun depan. Namun, manajemen Persib memilih untuk melepas sang pemain lewat skema transfer setelah mereka menerima tawaran bernilai sangat fantastis dari klub peminat.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang lumrah dalam industri sepak bola profesional.
(Arif)



