TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Perebutan kursi Dewan Komisaris dua BUMD perbankan milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memasuki babak krusial. Sebanyak enam kandidat calon komisaris menjalani tes psikologi (psikotes) sebagai bagian dari rangkaian Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), Selasa (19/5/2026).
Kegiatan berlangsung di Kantor Pusat PT BPR Galunggung Perseroda atau Bank Artha Galunggung, Jalan Siliwangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Enam kandidat tersebut terdiri atas tiga calon Dewan Komisaris Bank Artha Galunggung. Dan tiga calon Dewan Komisaris PT BPR Cipatujah Jabar Perseroda (CiJ).
Baca Juga: Begini Sikap Komisi 2 Terhadap Pansel Calon Komisaris BPR Tasikmalaya
Ketua Panitia Seleksi Calon Komisaris atau Dewan Pengawas dan Direksi BUMD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Gunadi mengatakan, psikotes menjadi tahapan penting. Dalam menilai kesiapan mental, karakter kepemimpinan, hingga kemampuan pengambilan keputusan para kandidat.
“Hari ini sedang berlangsung psikotes dan di perkirakan selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Besok peserta akan membuat makalah orientasi bisnis, lalu Kamis di lanjutkan dengan. Uji kelayakan dan kepatutan oleh tim UKK,” ujar Asep seusai membuka kegiatan UKK.
Menurut Asep, proses seleksi di lakukan secara bertahap dan menggunakan mekanisme sistem gugur. Agar menghasilkan figur terbaik untuk memimpin perusahaan daerah sektor perbankan.
Rangkaian UKK mencakup psikotes, ujian tertulis, penulisan dan presentasi makalah. Hingga wawancara mendalam yang akan menguji kapasitas manajerial serta visi bisnis masing-masing kandidat.
“Seleksi ini tidak hanya mencari sosok yang memahami teknis perbankan, tetapi juga figur yang memiliki integritas, kepemimpinan. Dan visi strategis untuk membawa BUMD lebih sehat dan kompetitif,” katanya.
Pansel Gandeng LIRA Psikologi
Dalam pelaksanaan psikotes, panitia menggandeng LIRA Psikologi Tasikmalaya sebagai lembaga profesional di bidang psikologi industri dan organisasi.
Asep menjelaskan, asesmen di lakukan menggunakan berbagai metode. Mulai dari tes tulis, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), Leaderless Group Discussion (LGD), hingga asesmen center.
Menurutnya, pendekatan tersebut bertujuan memetakan karakter, potensi, kemampuan komunikasi, gaya kepemimpinan, hingga kesiapan peserta dalam menghadapi tantangan bisnis perbankan daerah.
“Hasil psikotes menjadi bahan pertimbangan penting untuk melihat kecocokan kandidat dengan kebutuhan perusahaan. Setiap peserta punya karakter dan potensi berbeda,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses seleksi ini menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan kepemimpinan baru. Sebelum agenda merger atau konsolidasi bank daerah di realisasikan pada awal tahun 2027.
Calon Direksi PT. LKM
Adapun bank daerah yang di rencanakan akan di konsolidasikan yakni Bank Artha Galunggung, Bank CiJ, dan Bank Artha Sukapura.
“Ketika merger sudah terlaksana nanti, kemungkinan akan ada seleksi kembali dengan tahapan yang lebih ketat. Karena kebutuhan dan struktur perusahaan hasil konsolidasi tentu lebih besar,” kata Asep.
Baca Juga: Inilah Nama Para Calon Komisaris CiJ dan Artha Galunggung Tasikmalaya
Selain seleksi komisaris dua BPR daerah, UKK kali ini juga di ikuti enam calon direksi PT LKM Kabupaten Tasikmalaya.
Mereka yakni Diki Ginanjar, Nopan Herdiansyah, Teguh Pangestu Pratama, Marwan Nuryana, Din Din Aminudin, dan Fahmi Alimuddin.
Sementara kandidat calon Dewan Komisaris Bank Artha Galunggung terdiri dari Yedi Rahmat, Iman B. Syarifudin, dan Dadih Abdul Hadi.
Sedangkan calon Dewan Komisaris PT BPR Cipatujah Jabar Perseroda yakni Iron Saroni, Arif Rahman, dan Andi Ardiansyah.
(Farhan K)


