spot_imgspot_img
Kamis 9 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gubernur Jabar: Jembatan Cirahong Aman dan Bebas Pungli

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Viralnya dugaan Pungutan Liar (Pungli) di Jembatan Cirahong pada awal April 2026 langsung memicu perhatian luas dari masyarakat.

Jembatan penghubung wilayah Tasikmalaya dan Ciamis itu mendadak menjadi perbincangan setelah beredar video aktivitas pungli terhadap pengguna jalan.

BACA JUGA:

Ngabuburit Bernuansa Sejarah di Jembatan Cirahong Ciamis

Peristiwa tersebut membuka fakta mengenai praktik penjagaan oleh warga yang telah berlangsung cukup lama di lokasi.

Aktivitas tersebut tidak hanya sebatas pengaturan lalu lintas, tetapi juga di ikuti dengan penerimaan uang dari pengendara.

Kondisi ini kemudian mendorong respons cepat dari aparat dan pemerintah daerah. Penanganan di lakukan untuk memastikan aktivitas yang berpotensi melanggar aturan tersebut tidak terus berlanjut.

Sejak Sabtu, 4 April 2026, aparat kepolisian mulai melakukan pengawasan secara intensif di kawasan jembatan.

Selain patroli, warga juga di berikan pemahaman agar tidak lagi melakukan pungutan kepada pengguna jalan.

Langkah tegas kemudian di ambil pada Senin, 6 April 2026, ketika Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi secara resmi melarang segala bentuk pungli di lokasi tersebut.

Praktik penjagaan yang telah berjalan sekitar tiga dekade pun di hentikan sebagai bagian dari penertiban.

Setelah penertiban di lakukan, kondisi di lapangan mulai berubah. Aktivitas pungutan tidak lagi di temukan. Meskipun sebagian masyarakat sempat menyampaikan kekhawatiran terkait keamanan, terutama pada malam hari.

Untuk memastikan kondisi sebenarnya, Dedi Mulyadi melakukan peninjauan langsung ke Jembatan Cirahong pada Kamis (9/4/2026). Dari hasil pengecekan, arus lalu lintas tetap berjalan normal meskipun tanpa adanya penjaga.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, ia menunjukkan kondisi terkini Jembatan Cirahong yang di nilainya masih aman untuk di lintasi kendaraan.

BACA JUGA:

Seorang Pemuda Diduga “Loncat” dari Jembatan Cirahong

“Jadi dua motor kemudian berpapasan relatif lancar di Cirahong. Ini lancar, dua motor berpapasan saya lihat lancar gak ada masalah nih saya lihat nih,” ujar Dedi Mulyadi.

Dia menegaskan, kondisi jembatan tidak seperti yang di khawatirkan sebagian pihak.

“Jembatan Cirahong relatif aman di lalui kendaraan dari kedua sisi. Tidak seperti yang di narasikan seolah bahaya. Selanjutnya, jembatan ini akan kita buat semakin indah,” tulisnya dalam keterangan unggahan.

Di sisi lain, pemerintah provinsi telah menyiapkan anggaran hampir Rp1 miliar untuk memperbaiki kondisi jembatan tersebut.

Dana tersebut di gunakan untuk memperkuat struktur. Termasuk pembaruan pada bagian lantai dengan material khusus agar lebih aman di gunakan.

Selain perbaikan utama, pemerintah juga merencanakan peningkatan fasilitas pendukung.

Jumlah lampu penerangan akan di tambah dari sekitar 26 titik menjadi 30 titik guna meningkatkan visibilitas dan keamanan pengguna jalan.

Upaya penataan juga akan mencakup aspek estetika agar jembatan terlihat lebih rapi dan nyaman.

Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak terus di lakukan untuk memastikan pengelolaan berjalan optimal tanpa bergantung pada sistem informal seperti sebelumnya.

Dengan langkah tersebut, penanganan kasus Jembatan Cirahong tidak hanya berfokus pada penghentian pungli.

Pemerintah juga berupaya melakukan pembenahan menyeluruh. Baik dari sisi infrastruktur maupun sistem pengelolaan agar fasilitas publik ini dapat di manfaatkan secara aman dan tertib.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru