spot_imgspot_img
Rabu 6 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tekan Pengangguran, Kemnaker Siap Latih Ribuan Warga Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat dalam upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama intensif dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI.

Kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Sukro Muhab kepada Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (10/10/2025).

BACA JUGA:

“Bebaskan PPP dari Permainan Sang Sengkuni”

Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan perluasan kesempatan kerja dan peningkatan kapasitas angkatan kerja di Garut melalui berbagai program pelatihan yang dijanjikan akan segera direalisasikan.

Bupati Garut menyambut baik dukungan dari pemerintah pusat yang merupakan tindak lanjut dari rencana program ketenagakerjaan yang sebelumnya telah disampaikan oleh Pemkab Garut.

“Alhamdulillah pada hari ini kami mendapatkan kunjungan dari Kemenaker. Intinya menindaklanjuti apa yang sudah kami sampaikan ke Pak Menteri terkait kondisi di Garut yang memerlukan intervensi dari pemerintahan pusat,” kata Syakur.

Dia menekankan bahwa program ini akan segera berjalan dan diharapkan dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat.

Pemkab Garut siap memberikan dukungan penuh. Termasuk penyediaan lokasi dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi.

BACA JUGA:

Bupati Garut dan Kemnaker RI Bahas Peningkatan Penyerapan Tenaga Kerja

“Ini bisa mengurangi pengangguran, tingkatkan partisipasi masyarakat dan ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Fokus Pelatihan Agroforestri dan Kewirausahaan

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Sukro Muhab mengonfirmasi komitmen Kemnaker untuk membina kerja sama dalam memberdayakan para petani dan tenaga kerja di Garut.

“Alhamdulillah, kami akan membina satu kerja sama yang luar biasa. Akan memberdayakan para petani yang ada di Garut serta tenaga kerja yang juga siap untuk diperdayakan oleh kami,” jelas Sukro.

Program utama yang menjadi fokus adalah pelatihan agroforestri. Tujuannya, untuk memberdayakan lahan-lahan sosial kelompok tani serta tanah-tanah Pemda yang masih kosong sebagai pusat pengembangan.

Sukro menegaskan kesiapan Balai Bandung Barat untuk menurunkan para instruktur, dengan target pelatihan yang ambisius.

“Lebih dari seribu orang pun bisa kami latih,” tegasnya.

BACA JUGA:

BGN Benahi Program MBG Demi Generasi Emas Indonesia 2045

Selain agroforestri, Kemnaker juga siap membantu pelatihan di bidang lain. Yakni, perhotelan, konten kreatif dan kewirausahaan.

“Terutama adalah bagi orang-orang yang siap untuk berwirausaha, kami juga siap untuk membantu pengelolaan, manajemen, pengelolaannya dan berbagai macam inovasi yang bisa muncul dari pengembangan wirausaha itu sendiri,” katanya.

Program ini secepatnya dimulai. Bahkan minggu depan. Pihaknya  menunggu kesiapan lokasi dari Pemda Garut.

Khusus agroforestri, pelatihan akan dilakukan langsung di lahan yang akan digarap.

“Inilah bukti kehadiran kami dari negara terhadap daerah-daerah yang perlu dapat dukungan. Insya Allah terutama Garut,” pungkasnya.

(Y.A. Supianto)

spot_img

Berita Terbaru