spot_img
Kamis 25 Juli 2024
spot_img
More

    SPPBE Warung Jeruk Ciamis Bocor, 2 Warga Terluka

    CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kecelakaan serius terjadi di sekitar Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Warung Jeruk Sumber Gas, Ciamis, Jumat (14/6/2024).

    Dua warga Desa Ciharalang Kecamatan Cijeungjing, Nanang dan Karman mengalami luka bakar akibat kebocoran gas yang diduga berasal dari fasilitas SPPBE Warung Jeruk.

    Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis.

    BACA JUGA:

    Pj Bupati Garut Pimpin Penanaman Pohon Serentak

    Saksi mata, Maman meminta pihakl SPPBE segera memperbaikinya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

    “Saya minta pemilik SPPBE segera memperbaikinya,” tegas Maman.

    Menurut Maman, kedua korban berada di lokasi yang berbeda saat kebakaran terjadi.

    Nanang berada di belakang SPPBE. Sedangkan Karman cukup jauh, namun tetap mengalami luka bakar.

    Waga setempat, Yeni menambahkan, bau gas yang menyengat telah tercium sebelum kebakaran terjadi.

    “Bau gas sudah tercium sejak lama. Sehingga menyebabkan sejumlah warga mual dan pusing,” katanya.

    Yeni menyebut, respons dari pihak SPPBE kurang memuaskan. Karena belum ada konfirmasi apapun dan terkesan tidak peduli.

    BACA JUGA:

    Penanganan Sampah di Jembatan Babakan Sapan Dipercepat

    Manajer SPPBE Warung Jeruk, Andri Somantri menjelaskan, pihaknya telah menangani korban.

    Menurut Dia, lokasi kebakaran bukan tanah milik SPPBE.

    “Kami belum tahu pasti apakah titik api bermula dari mobil yang melakukan perbaikan atau dari luar. Tapi kemungkinan dari luar,” ungkapnya.

    Sebagai langkah preventif, pihaknya akan melarang pekerja untuk melakukan perbaikan di bagian atas area SPPBE.

    Korban Karman mengaku, dirinya tidak melakukan pembakaran di sekitar area SPPBE.

    Menurutnya, saat kejadian Dia sedang mencangkul dan membersihkan kebun di sekitar sungai.

    “Setelah itu, menyapu sekitar sungai karena banyak sampah. Saya tidak membakar sampah,” katanya kepada FOKUSJabar di RSUD Ciamis.

    Karman mengatakan, saat kejadian terdengar suara dentuman keras disertai kobaran api dari arah selokan.

    “Andai saja Saya tidak terpental, mungkin luka bakar yang dialami saya lebih parah,” ujarnya.

    Cucu korban, Nur membenarkannya bahwa di lokasi kejadian tidak ada bekas pembakaran.

    BACA JUGA:

    Kasus DBD di Kota Banjar Terus Meningkat

    “Setelah kakek pulang dengan kondisi muka yang sangat memperihatinkan, saya inisiatif ngecek ke lokasi kejadian. Di sana tidak ada bekas pembakran,” ungkapnya.

    Masyarakat setempat berharap, keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama pihak SPPBE Warung Jeruk.

    (Fauza/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img