spot_img
Rabu 19 Juni 2024
spot_img
More

    Perwakilan Parpol Walk Out Saat Peluncuran Maskot Pilkada, Ini Penjelasan Ketua KPU Kota Bandung

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung resmi meluncurkan Maskot dan Jingle Pilkada Kota Bandung 2024 di Harris Hotel & Convention Festival Citylink Jalan Peta, Kota Bandung Jabar Minggu (9/6/2024) malam.

    Namun sangat disayangkan, dalam peresmian tersebut, seluruh perwakilan partai politik lebih memilih melakukan walk out dalam acara.

    BACA JUGA: Menebar Kebahagiaan, Masjid At-Tanwir Santuni Anak Yatim dan Lansia

    Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kota Bandung Wenti Frihadianti menyampaikan, bahwa hal ini terjadi lantaran salah paham atau miskomunikasi penyelenggara acara.

    Pasalnya, pihaknya pun mengaku telah mengundang perwakilan partai politik pada acara peluncuran tersebut.

    “Tadi hanya ada miskomunikasi saja dari pihak acara, sehingga banyak yang keluar dari acara ini. Sebenarnya untuk persiapan acara kami untuk parpol itu kami sangat mengundang. Karna bagaimana pun tanpa adanya partai politik, Pilkada tidak akan berjalan dengan baik,”kata Wenti.

    BACA JUGA: Merasa Tidak Dihargai, Seluruh Perwakilan Parpol Walk Out Saat Peluncuran Maskot Pilkada Kota Bandung

    Meski begitu, pihaknya sangat menghormati dan menghargai kehadiran perwakilan partai politik meski memilih untuk walk out pada saat acara.

    “Tapi, sekali lagi kami dari KPU Kota Bandung sangat menghargai kehadiran dari parpol yang hari ini telah hadir tentunya bagaimana pun tujuannya ingin sama-sama mensukseskan pilwalkot ini,”ucapnya.

    Selain itu, Pemilihan maskot dengan lambang burung kutilang atau Cangkurileung khas kota Kembang ini menjadi simbol kebebasan dalam memilih.

    “Manuk Cangkurileung ini khas fauna Kota Bandung, yang secara filosofinya mengartikan bahwa kebebasan untuk memilih sesuai hati nuraninya dan harapan kami juga bisa memilih dengan perasaan gembira sukacita gitu seperti halnya dengan karakter dari manuk Cangkurileng sendiri,”katanya.

    Lebih lanjut Wenti mengatakan, Nama maskot Kang Bara dan Teh Aya pun dipilih KPU Kota Bandung sebagai simbol kesuksesan pesta demokrasi.

    “Masyarakat diberi kebebasan memilih pemimpin Kota Bandung 5 tahun ke depan sesuai hati nurani. Jadi walaupun kita beda pilihan,tapi pada intinya kita ingin melahirkan pemimpin yang memang lebih baik,”katanya.

    Adapun maskot Pilwalkot 2024 disebut dengan nama Baraya. Baraya adalah singkatan dari Bara dan Aya.

    “Kang Bara ini Bandung Kasiswara, dan Teh Aya ini Akur Sauyunan. Karena kita berharapnya implementasi dari pilkada ini lebih kepada persatuan dan persaudaraan,” jelasnya.

    Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bandung, Asep Gufron mengatakan, peluncuran maskot ini dalam rangka menjaga tren positif pada pelaksanaan Pilkada/Pilwalkot Bandung 27 November mendatang.

    “Acara ini bukan sebatas seremonial. Namun kita ingin menumbuhkan kesadaran bagi warga Bandung akan pentingnya suksesi kepemimpinan,” kata Asep Gufron.

    Asep menyebut, keberhasilan Kota Bandung menorehkan angka partisipasi yang lebih tinggi dibandingkan skala Jabar dan Nasional menjadi indikator keberhasilan sosialisasi yang digelar oleh seluruh elemen pada Pemilu 2024.

    “Ini juga bukti bahwa sosialisasi dari semua pihak yang terlibat di dalamnya berhasil. Dan kesadaran warga Kota Bandung sudah lebih baik,” ucapnya.

    Selain itu, bahwa Pemkot Bandung saat ini masih memperbarui data pemilih di Kota Bandung. Ada banyak pemilih pemula yang baru mendapat kesempatan menyalurkan hak pilihnya pada Pilwalkot 2024 mendatang.

    “Perekaman KTP sedang kami kejar. Sehingga pemilih pemula di 27 November 2024 bisa memilih. Dengan semangat kebersamaan, mari kita wujudkan Pilwalkot 2024 yang damai, aman, sukses, dan berkualitas dalam arti integritas, transparan dan bertanggung jawab,”ungkapnya.

    (Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img