spot_img
Selasa 23 April 2024
spot_img
More

    Pemerhati Sosial Asep M. Tamam Pertanyakan, Kepedulian Aktivis Lingkungan Dan Pemerintah Dalam Mengatasi Sampah di Kota Tasikmalaya

    TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sejumlah tempat pembuangan sampah sementara (tps) di wilayah Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat (Jabar) saat ini terjadi penumpukan sampah luar biasa.

    Tumpukan sampah di TPS tersebut over load, bahkan sampah yang terus menggunung itu sudah meluber sampai ke ruas jalan utama.

    BACA JUGA: Masuk Musim Hujan, Pj Wali Kota Minta Diskar PB Kota Bandung Antisipasi dan Mitigasi Bencana

    Fenomena ini, membuat warga merasa terganggu pasalnya, selain mengeluarkan bau tidak sedap, sampah juga sudah menghalangi ruas jalan sehingga tidak dapat dilintasi kendaraan.

    Warga pun kesel tidak ada respon dari Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mengatasi gunungan sampah di jalan, dan kekeselan warga ini pun diluapkan dengan sengaja menghalangi ruas jalan umum menggunakan sampah, hingga akhirnya jalan pun tertutup sampah.

    Melihat fenomena sampah ini, Pemerhati Sosial Kota Tasikmalaya Asep M. Taman pun akhirnya angkat bicara menyoroti permasalahan sampah ini.

    “Ketika hari ini kita dihadapkan dengan gunungan sampah di sejumlah titik-titik kota yang tidak terangkut, ini ada hal yang tidak beres dengan program Pemkot Tasikmalaya yang fokus dengan masalah sampah, kemiskinan dan stunting, ini saya rasa ganjil,”ungkap Asep M. Taman Sabtu (17/02/24).

    Ia menuturkan, kita ketahui bahwa program Pj Walikota Tasikmalaya saat ini konsen ke tiga hal yakni kemiskinan, stunting dan persampahan, namun jika sampah ini menggunung di jalan, saya anggap programnya gagal.

    BACA JUGA: Kendalikan Harga Beras, Pemkot Bandung Kembali Gelar Pasar Murah di 30 Kecamatan

    “Pemkot Tasikmalaya tidak boleh diam dan cuek dengan permasalahan sampah ini pasalnya, ini masuk program utama Pj Walikota Tasikmalaya juga bentuk komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mewujudkan kota resik, ini harus disikapi serius,”ujarnya.

    Menurutnya, menyelesaikan seabrek masalah sampah memang tidak bisa dibebankan ke Dinas terkait dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, tapi perlu sinergitas dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk aktivis-aktivis lingkungan.

    “Saya rasa Pemerintah Kota Tasikmalaya bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan sejumlah aktivis lingkungan, relawan lingkungan, komunitas-komunitas lingkungan dan lainnya yang jumlahnya cukup banyak di sini, untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan sampah ini,”harapnya.

    Asep M.Tamam pun mempertanyakan kiprah dan kontribusi para aktivis sampah di Kota Tasikmalaya untuk bergerak mengatasi sejumlah tumpukan sampah yang menggunung di berbagai titik dan sudut kota.

    “Jangan ngantuk dan tidur, harus melek untuk melihat dunia persampahan, karena para aktivis lingkungan ini memiliki peran penting untuk mengatasi permasalah sampah, tidak harus terus dibebankan ke pemerintah daerah karena sampah menjadi tanggung jawab bersama,”tegasnya.

    Lebih lanjut ia menambahkan, Pemerintah daerah maupun aktivis-aktivis lingkungan, harus mampu meningkatkan kepedulian untuk mengatasi permasalahan dimasyarakat.

    “Keberadaan aktivis lingkungan  dan pemerintah harus dirasakan kebermanfaatannya masyarakat, jangan tinggal diam disaat masyarakat membutuhkan solusi dalam mengatasi persoalan sampah ini,”pungkasnya.

    (Seda/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img