spot_img
Kamis 29 Februari 2024
spot_img
More

    Bojan Hodak Ungkap Alasan Pemainnya Terlihat Gugup

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan alasan anak asuhnya terlihat tidak nyaman berada di sisi lapangan saat laga kandang menghadapi PSM Makassar, Senin (4/12/2023).

    Menurut pelatih asal Kroasia ini, pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung tersebut wasit terlihat mengeluarkan beberapa keputusan kontroversial.

    BACA JUGA:

    Ditahan Imbang PSM, Ini Kata Pelatih Persib Bandung

    “Itu karena mereka terlalu banyak melakukan pelanggaran taktikal. Dan saya tidak yakin wasit mengambil semua keputusan dengan tepat. Saya rasa pemain kami merasa gugup karena itu,” kata Bojan Hodak.

    Pertandingan pekan ke-21 kompetisi Liga 1 musim 2023-2024 sendiri berakhir imbang tanpa gol.

    Di babak pertama Persib masih menyimpan dua pemain anyarnya, Kevin Ray Mendoza Hansen dan Stefano Beltrame. Termasuk Henhen Herdiana.

    Persib yang bermain sebagai tuan rumah, langsung mengambil inisiatif serangan. Beberapa peluang mampu diciptakan oleh David da Silva dan kawan-kawan. Namun tidak ada yang dapat dimaksimalkan menjadi gol.

    BACA JUGA:

    Tandang ke Kandang Persib, Ini Kata Pelatih PSM Makassar

    Memasuki babak kedua, Persib tidak menurunkan intensitas serangannya. Beberapa peluang kembali diciptakan oleh tim Maung Bandung. Namun lagi-lagi peluang tersebut tidak dapat dimaksimalkan menjadi gol.

    Bojan Hodak akhirnya memasukkan tenaga baru (Stefano Beltrame dan Henhen Herdiana).

    Masuknya tenaga baru tersebut, belum bisa memecah kebuntuan. Beberapa peluang masih belum bisa dimanfaatkan menjadi gol.

    Hingga laga berakhir, skor tidak berubah tanpa gol bagi kedua kesebelasan.

    Meski hanya meraih satu poin, namun tim Persib bisa melanjutkan tren positif tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan kompetisi Liga 1 musim 2023-2024.

    Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Bojan Hodak mengatakan, pertandingan pekan ke-21 cukup berat. Pasalnya, PSM Makassar bermain bertahan. Sehingga anak asuhnya kesulitan untuk menembus pertahanan lawan.

    “Pertandingan yang berat. Makassar bermain dengan delapan pemain di belakang dan mereka main dengan sangat rapat. Jadi tidak mudah untuk dihadapi,” kata Bojan Hodak.

    Bojan Hodak menuturkan, pada pertandingan yang berlangsung pada malam hari tersebut, PSM Makassar mengandalkan bola mati dan serangan balik. Namun, lini pertahanan Persib bisa mengantisipasinya.

    “Mereka juga lebih mengandalkan situasi bola mati, melalui tendangan bebas, tendangan sudut dan lemparan ke dalam. Sedangkan dari serangan balik, kami sukses menghentikan mereka dan bisa memblok satu atau dua tendangan jarak jauh mereka,” ucapnya.

    Persib Bandung dan PSM menurut Bojan Hodak saling jual beli serangan, namun dia menilai tidak banyak peluang peluang yang didapat. Selain itu, pelatih asal Kroasia ini menyadari anak asuhnya beberapa kali melakukan kesalahan.

    (Arif/Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img