spot_img
Rabu 21 Februari 2024
spot_img
More

    TPS Gedebage Segera Beroperasi, Ini Target Kota Bandung

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: TPS Gedebage Kota Bandung ditargetkan segera beroperasi awal Desember 2023. Saat ini, persiapan operasionalnya sudah memasuki tahap akhir.

    Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, operasional TPS Gedebage terus diakselerasi. Targetnya dapat menyelesaikan lebih dari 60 ton sampah.

    BACA JUGA:

    Atasi Sampah Organik, Pemkot Bandung Bagikan 3.194 Kang Empos

    “Tempat Pembuangan Sampah Gedebage targetnya pada 4 Desember harus sudah operasional untuk penanganan organik, dengan 6 mesin gibrik dan sudah dibangun 175 biopon. Target 60 ton untuk bisa diselesaikan,” kata Ema, Kamis (30/11/2023).

    Ema menyebut, di TPS Gedebage pengolahan sampah organik akan menggunakan metode maggotisasi. Sedangkan sampah anorganik akan dibawa ke Lawe untuk diolah menjadi RDF (Refuse Derived Fuel).

    Selain itu, terkait dengan alternatif Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Ema menyebut saat ini masih menunggu izin dan kebijakan dari Pemda setempat.

    “Cijeruk dan Cibereum belum ada. Sementara Pasir Bajing kita menunggu kebijakan (dari pemerintah setempat). Kita sudah siap dengan berbagai kompensasinya misalnya tiping fee atau KDN (kawasan dampak negatif) kan ada hitungannya. Kita sedang menunggu jawabannya,” ungkapnya.

    BACA JUGA:

    Pemkot Bandung Siapkan Rp31,9 Milyar untuk Kang Empos

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudy Prayudi mengatakan, saat ini progres TPS Gedebage tinggal membangun hanggar.

    “Pengecoran sudah selesai, biopon sudah selesai tinggal pembuatan hanggar. Kita ingin sebelum masa darurat ini selesai,” katanya.

    Selain itu, Dudy menyebut dari 135 TPS di Kota Bandung, masih ada 2 TPS yang mengalami overload yakni TPS Gedebage dan Holis.

    Untuk itu, kedua TPS tersebut akan menjadi prioritas untuk pengangkutan segera. Selain itu, 55 jalan yang masih ada penumpukan sampah juga menjadi prioritas.

    Dudy mengatakan, DLH terus dorong masyarakat menyelesaikan di rumah tangga atau kawasan dan yang dibuang ke TPS hanya sampah residu. Dengan begitu, ia berharap masa kedaruratan sampah dapat segera berakhir.

    “Kita fokus pengolahan sampah organik. Di skala rumah tangga dengan kang Empos juga di skala kelurahan dengan maggotisasi, ditingkatkan di level TPS kemudian yang di Gedebage untuk pengolahan organik dan anorganik,” ujarnya.

    (Yusuf Mugni/Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img