spot_img
Minggu 5 Februari 2023
spot_img
More

    Karang Taruna Kota Bandung Minta Polisi Tindak Pelaku Aksi Kejahatan

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Karang Taruna Kota Bandung Andri Guntari meminta polisi agar menindak tegas aksi kejahatan yang terjadi di Kota Bandung belakang ini. 

    Diketahui belakang ini di Kota Bandung marak terjadi kejahatan seperti pembacokan, pembegalan, hingga pencurian dengan kekerasan. Hal ini menjadi keresahan masyarakat. 

    Menurut Andri, bukan hanya polisi pihaknya mendorong pihak untuk saling berkolaborasi memperkuat keamanan dan kenyamanan Kota Bandung dengan kembali menghadirkan patroli-patroli, terutamanya di malam hari.

    BACA JUGA: Partisipasi Pemilu 2024 di Kota Bandung Ditargketkan Capai 90 Persen

    Lanjut dia, pertama kita lakukan perkuat kembali patroli. Kedua, aksi kriminalitas semisal adanya kekerasan bermotor dengan membawa senjata tajam sebenarnya mudah.

    “Kan sering terekam kamera pemantau dan sempat viral juga di media sosial, tinggal lacak saja plat nomornya, buru, kumpulkan, dan berikan peringatan untuk tak melakukan hal itu lagi jika tak ingin berurusan dengan hukum alias dipenjara,” kata Andri di Jalan Aceh kota Bandung Jabar Selasa (24/1/2023).

    Menurutnya, kelompok anak muda yang sering membuat kekacauan dan keresahan di Kota Bandung ini terbiasa berkumpul dan nongkrong di tempat-tempat tertentu lalu melakukan konvoi.

    BACA JUGA: Kota Bandung Bebas dari KLB Kasus Campak

    “Jadi saya dapat informasi bahwa ada perkumpulan-perkumpulan anak-anak muda yang suka konvoi. Jadi Kami mendorong aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk ambil tindakan tegas terukur saja jika menemukan semacam itu. Sebab, negara yang benar itu yang berwibawa dan tegas pada pelanggaran-pelanggaran demikian,” ucapnya.

    Andri pun menilai kelompok anak muda yang biasa membuat rusuh itu merupakan komunitas kecil dan bisa dengan mudah diambil tindakan.

    “Persoalan itu kan ada yang bisa diselesaikan dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah. Nah, masalah kekerasan ini bisa diselesaikan dari atas ke bawah,” ujarnya.

    (Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img