spot_img
Senin 30 Januari 2023
spot_img
More

    Pengurus KONI Jabar 2022-2026 Harus Siap Tidak Tidur Siang

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepengurusan KONI Jabar masa bakti 2022-2026 yang dipimpin Ketua Umum Terpilih, M. Budiana ‘dipaksa’ untuk tidak bisa bernafas panjang usai pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jabar tahun 2022. M. Budiana sendiri terpilih sebagai Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2022-2026 usai menang 52-48 atas Daud Achmad pada proses pemilihan suara tahap dua.

    “Istilah saya, tidak ada tidur siang bagi pengurus KONI Jabar kedepan. Kita harus langsung bergerak dan bekerja,” kata M. Budiana kepada wartawan usai pelaksanaan Musorprov KONI Jabar tahun 2022 di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Jumat (23/12/2022).

    Hal ini, lanjut Budiana, karena pada tahun 2023 sudah dimulai babak kualifikasi sebagai ‘tiket’ masuk untuk bisa berlaga pada PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh. Pelaksanaan babak kualifikasi PON XXI sendiri, akan digelar diantara bulan Mei 2023 hingga September 2023.

    “Ini jadi fokus program saya bersama jajaran kepengurusan KONI Jabar kedepan. Bagaimana mempersiapakan atlet-atlet agar siap menghadapi babak kualifikasi agar tujuan utama mempertahankan juara umum di PON bisa tercapai,” dia menuturkan.

    Proses tersebut, kata Budiana, merupakan perjalanan panjang yang sudah dipersiapkan Ketua Umum KONI Jabar sebelumnya, Ahmad Saefudin. Dan dirinya masuk dalam jajaran kepengurusan KONI Jabar dua periode kepemimpinan Ahmad Saefudin.

    “Sehingga banyak bagian yang akan dilanjutkan, ditambah, dan dikembangkan dengan senantiasa memperhatikan sport science dalam kontek pengembangan prestasi olahraga. Itu semua ditempuh agar bisa mempertahankan juara umum di multieven PON selanjutnya di Sumut dan Aceh,” kata Budiana.

    BACA JUGA: Terpilih Sebagai Ketua Umum KONI Jabar 2022-2026, M. Budiana: Ini Kemenangan Insan Olahraga Jabar

    Hal lain yang harus dilakukan, kata Budiana, yakni program kegiatan KONI Jabar dan anggota harus menuju pada capaian besar yakni PON. Sehingga, jika semua stakeholder keolahragaan Jabar tertuju kesana maka KONI Jabar pun akan siap menghadapi multieven apapun yang diikutinya.

    “Saya pun akan segera silaturahmi ke kepala daerah yakni gubernur dan Forkopimda tekait juga memohon arahan ke Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman dan bersilaturahmi dengan pemilik keilmuan keolahragaan di Jabar salah satunya FPOK UPI,” dia menuturkan.

    Terkait kesiapan waktu, Budiana mengaku jika hal tersebut sudah menjadi resiko tugas pengabdian di KONI Jabar. “Ini resiko saya untuk bisa membagi waktu dalam tugas saya di kampus sebagai Dekan FISIP Unpas dan tugas ke-KONI-an. Mohon doa agar saya bersama temen-teman pengurus lain bisa mengemban amanah di KONI Jabar,” kata dia.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img